D’Coffee Kedan Awali Usaha Dengan Sedekah

D'Coffee Kedan menggelar syukuran bersama puluhan anak yatim sebagai tanda telah dibukanya kafe di Jalan Wahid Hasyim, Medan itu.

124
D'Coffee Kedan
Hamdani Syahputra (paling kiri) menyantuni puluhan anak yatim di acara sukuran D'Coffee Kedan di Jalan Wahid Hasyim, Medan, Jumat (1/03/2019) sore. (kitakini.news/dicky irawan)

kitakini.news – D’Coffee Kedan mengawali usahanya dengan sedekah yang ditandai dengan acara syukuran bersama puluhan anak yatim, Jumat (1/03/2019) sore. Acara syukuran itu menandai telah dibukanya kafe di Jalan Wahid Hasyim, Medan.

Pemilik D’Coffee Kedan, Hamdani Syahputra, Cut Maya dan Minar bersama-sama puluhan anak yatim, membacakan doa untuk kesuksesan D’Coffee Kedan.

Anak-anak yatim pun sangat antusias membacakan doa tersebut. Dengan lantam, para anak yatim itu mengaminkan doa dari Ustadz DR Evi Brata yang memimpin doa syukuran D’Coffee Kedan itu.

Hamdani Syahputra mengungkapkan pihaknya sengaja mengundang puluhan anak yatim di acara syukuran itu hanya untuk berbagai kebahagiaan bersama mereka.

“Makanya, kami undang mereka di acara syukuran ini. Semoga, doa-doa yang dibacakan bersama anak yatim tadi akan diijabah Allah dan membuat D’Coffee Kedan dikenal masyarakat,” paparnya.

Hamdani menambahkan sebagai kafe yang baru muncul di Kota Medan, manajemen kafe itu kedepannya tidak hanya berorientasi ke bisnis. Namun, juga peduli dengan sosial.

“Khusus di hari Jumat, D’Coffee Kedan tidak buka. Setiap hari Jumat itu, kami akan bersedakah nasi bungkus di depan kafe ini. Makanya, kami tidak buka di hari Jumat,” ungkapnya.

Hamdani mengaku walau baru beroperasi, pihaknya tidak akan merasa rugi dengan melakukan sedekah. Karena sedekah akan menambah rezeki, bukan malah mengurangi rezeki.

“Saya rasa tidak rugi. Walau pun kami baru buka, tapi kami tetap tidak beroperasi di hari Jumat. Itu sudah menjadi keputusan bersama, agar kami rajin bersedakah,” ungkapnya.

Baca Juga : Sumut Ekspor 50,2 Ton Kubis, Gubsu Minta Bupati Karo Tingkatkan Produksi Pertanian

Usai menggelar syukuran, manajemen kafe itu juga membagikan bingkisan kepada para anak yatim.

Kehadiran D’Coffee Kedan Semarakkan Wisata Kuliner di Medan

Kehadiran D’Coffee Kedan ikut menyemarakkan wisata kuliner di Kota Medan. Sebagai kota metropolitan, Kota Medan dikenal sebagai kota kuliner.

Selain itu, D’coffee Kedan juga ikut turut serta membantu program Pemprov Sumut melaluli Karang Taruna dibidang UMKM. Hamdani Syahputra merupakan selaku Wakil Ketua di Karang Taruna tersebut.

“Makanya, kita ikut menyeramakkan destinasi wisata kuliner di Medan. Semoga, kehadiran kafe ini dapat diterima masyarakat,” ungkap Pemilik D’Coffee Kedan lainnya, Cut Maya.

Cut Maya menambahkan bahwa segmen kafe tersebut menyasar kepada semua kalangan. Baik kalangan milenial maupun kalangan keluarga.

Untuk memanjakan remaja milenial, kafe itu menyediakan live music, unplugged setiap malam Minggu dan malam Senin.

“Kafe ini beroperasi mulai pukul 08.00 WIB, pagi. Pagi hari, kami menyediakan sarapan. Kemudian, siang hingga malamnya kafenya buka seperti biasa,” ujarnya.

Sesuai dengan namanya, D’Coffee Kedan menyediakan beraneka macam kopi. Citarasanya tidak kalah baiknya dengan kafe kopi lainnya yang lebih dahulu hadir di Kota Medan.

“Kalau tidak percaya, silahkan datang langsung kemari. Soal harga, bisa dibandingkan sendiri. Karena, harga kami sangat kompetitif. Sangat cocok dengan kantong remaja milenial,” paparnya.

Selain layak dijadikan sebagai tempat tongkrongan, kafe ini juga cocok dijadikan sebagai tempat arisan, perayaan ulang tahun dan lainnya. “Karena disini, suasananya sangat nyaman, kami juga menyediakan sarana untuk arisan, ulang tahun dan lainnya,” pungkasnya.

Editor : Khairul Umam

PESAN TOKOH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here