Ini Strategi Ditlantas Polda Sumut Antisipasi Kemacetan di Jalur Brastagi

Seringnya terjadi kemacetan di jalur Brastagi menjadi perhatian Polda Sumut. Sejumlah langkah dilakukan untuk paling tidak mengurai kemacetan yang terjadi yang disebut kebanyakan karena kendaraan yang mogok.

46
polda sumut kemacetan brastagi
Kemacetan yang terjadi di jalur Medan Brastagi. (Foto : waspada.co.id)

Kitakini.news – Seringnya terjadi kemacetan di jalur Medan menuju Brastagi menjadi perhatian serius Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumut. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan Polda Sumut dengan harapan bisa mengantisipasi kemacetan di jalur Brastagi.

Direktur Lalulintas Polda Sumut, Kombes Pol Yulli Kurniawan mengatakan, polisi lalu-lintas (Polantas) baik dari masing-masing polsek, Polrestabes Medan dan Polda Sumut selalu berkordinasi dengan pihak manajemen hotel di jalur Berastagi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan volume kendaraan.

Dia mengatakan, hal itu sudah menjadi atensi pihaknya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu-lintas (lalin) di jalur atas (Berastagi). Terlebih saat hari libur seperti Sabtu dan Minggu serta libur sekolah.

“Saat hari libur tiba, kami sudah berkordinasi. Kendala kita cuma ruas jalan. Misalnya ada kendaraan yang mogok di jalur atas, pasti volume kendaraan cukup tinggi. Apa lagi yang mogok itu mobil truk,” ujar Yulli, Sabtu (2/3/2019).

Baca Juga : Tim Gabungan BNN dan Kodam I/BB Amankan 50 Ribu Pil Ekstasi

Dikatakan Yulli, apabila ada kepadatan arus lalu lintas di jalur atas, pihaknya langsung menurunkan anggota. Anggota selanjutnya memantau ataupun mencari sumber kepadatannya dengan menggunakan sepeda motor. Setelah mengetahui akar masalahnya, baru pihaknya melakukan pengaturan arus lalin.

“Kita sudah berkordinasi dengan pihak-pihak hotel yang ada di Berastagi. Kami mendata berapa kendaraan yang menginap di masing-masing hotel. Termasuk mencatat waktu mereka untuk pulang. Jadi kami mengetahui kapan terjadi lonjakan volume kendaraan saat libur tiba,” ungkap Yulli.

Polda Sumut Sebut Kemacetan di Brastagi Biasanya Karena Kendaraan Mogok

Apa bila tingkat okupansi setiap hotel di Berastagi mencapai 80 persen, sebut Yulli, kepadatan volume kendaraan tidak akan menyebabkan kemacetan. Biasanya hanya padat merayap, selagi para pengendara tidak berusaha untuk saling mendahului.

Pihak Polda Sumut mengatakan, kemacetan di jalur Brastagi biasanya terjadi karena adanya kendaraan yang mogok.

“Pada intinya kemacetan ataupun kepadatan arus lalu-lintas terjadi apabila ada kendaraan yang mogok. Terutama mogoknya berada di posisi tanjakan seperti tikungan Tirtanadi,” tukas Yulli.

Sementara itu, Dedi Nelson Fahrurrozi, General Manager (GM) Hotel Sibayak menyatakan, pihaknya selalu berkordinasi dengan pihak kepolisian. Koordinasi biasanya dilakukan setiap hari libur tiba baik Sabtu dan Minggu ataupun libur nasional.

Baca Juga : Pastikan Operasional Berjalan Lancar, Dua Menteri Tinjau Pelabuhan Kuala Tanjung

“Kordinasi itu, dalam bentuk pencatatan jumlah kendaraan yang menginap dan tanggal mereka check-out dari hotel,” kata Dedi.

Dedi mengaku, hampir rata-rata tingkat okupansi di Hotel Sibayak mencapai 80 persen. Apalagi saat libur, pasti ada pelonjakan pengunjung yang menginap di hotel tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang peduli dengan kemacetan arus lalu lintas di jalur Berastagi,” pungkas Yulli.

Reporter : Syahrial Siregar
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here