Menpar Ajak Generasi Millenial Promosikan Pariwisata Lewat Medsos

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengajak para generasi milenial mempromosikan destinasi wisata di daerahnya masing-masing lewat Medsos, agar pariwisata di Indonesia lebih terkenal lagi.

17
mempromosikan pariwisata
Menpar, Arief Yahya, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ngevlog bareng di Kantor Kemenpar, Jakarta, Senin (8/04/2019). (foto : kemenpar)

Kitakini.news – Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengajak generasi milenial mempromosikan pariwasata di daerahnya masing-masing dengan lewat Media Sosial (Medsos). Cara sederhana itu, bisa menjadi sarana yang baik mempromosikan destinasi wisata di Indonesia.

Arief Yahya mengungkapkan hampir semua generasi millenial memiliki akun (medsos). Melalui medsos itu, generasi milenial bisa mengembangkan pariwisata di Indonesia.

“Seluruh generasi millenial harus ikut berperan mempromosikan pariwisata Indonesia melalui media sosial masing-masing. Dengan memposting foto atau video tentang destinasi wisata di daerah masing-masing, artinya sudah ikut mempromosikan aset pariwisata yang ada ke masyarakat luas. Sebab, postingan tersebut dapat diakses di seluruh dunia,” ungkap Arief Yahya saat menerima kunjungan artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin (8/4).

Arief Yahya menambahkan saat ini semua sudah serba digital, hingga muncul istilah Tourism 4.0. Ini adalah pariwisata millennial tourism yang memang seluruh aspek hidupnya sudah tergantung pada digital.

Sehingga, setiap momen dalam kehidupan generasi milenial selalu dikaitkan dengan media sosial. Momen seperti liburan misalnya. Mulai dari membooking tiket pesawat dan hotel, berada di airport hingga sampai ke destinasi wisata. Semuanya bisa dipromosikan lewat Medsos.

“Karena itu, kita harus membangun ekosistem pariwisata. Dimana digital experience harus hadir di setiap titik dalam traveller journey. Untuk mewujudkannya, kita akan membangun platform dan infrastruktur teknologi 4.0. Namun, inisiatif ini membutuhkan biaya yang amat besar dan perencanaan jangka panjang yang matang. Kita akan melakukannya secara bertahap,” ujarnya.

Menurut Arief, untuk mewujudkan Tourism 4.0, tidak dimulai dengan membangun infrastruktur teknologinya. Sebab, investasinya mahal dan bersifat jangka panjang. Yang harus diutamakan adalah membangun Sumber Daya Manusia (SDM)nya.

“Kita fokuskan dulu pada upaya membangun SDM 4.0. Mulai dari mapping dan pengembangan kompetensi digital 4.0. Yaitu mengembangkan digital talent 4.0 di seluruh ekosistem industri pariwisata. Selain itu, digital literacy 4.0 untuk masyarakat luas dan pelaku UKM, link and match 4.0 di industri pariwisata, hingga menumbuhkan startup 4.0 di industri pariwisata,” pungkasnya melalui siaran pers Kemenpar, Senin (8/04/2019).

Rafffi dan Nagita Dukung Menpar Mempromosikan Pariwisata

Sementara itu, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina antusias mendengarkan paparan Menpar tersebut. Keduanya juga tak sungkan menanyakan banyak hal. Khususnya tentang pariwisata Indonesia, branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Termasuk juga tentang peran teknologi digital dalam pariwisata Indonesia.

“Terimakasih, Pak Menteri Arief Yahya, telah bercerita banyak hal termasuk suka duka menjadi Menteri Pariwisata. Maju terus Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia,”papar Raffi Ahmad.

Dalam kesempatan itu, Raffi Ahmad dan Istrinya, Nagita Slavina serta Menpar Arief sempat ngevlog bareng.

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here