Setahun Buron, Terpidana Kasus Penipuan CPNS Tapteng Diciduk di Medan

Usai sudah pelarian terpidana kasus penipuan CPNS Tapteng yang buron selama sekitar setahun. Heppy Rosnani Sinaga diciduk tim gabungan Kejatisu dan Kejari Sibolga.

12
kasus penipuan cpns
Terpidana kasus penipuan CPNS Tapteng, Heppy Rosnani Sinaga (pakai selendang penutup kepala) saat di kantor Kejatisu, Senin (15/4/2019). (Foto : Jawa Pos)

Kitakini.news – Tim gabungan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sibolga meringkus terpidana kasus penipuan CPNS di Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (14/4/2019) malam.

Terpidana bernama Heppy Rosnani Sinaga (36) diringkus di kediaman keluarganya di Komplek Pondok Surya Jalan Sejahtera Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

“Sejak Minggu siang kami pantau. Setelah kami yakin, terpidana itu langsung kami eksekusi. Dan hari ini langsung kami bawa ke Rutan di Sibolga,” ucap Kepala Kejari Sibolga Timbul Pasaribu, Senin (15/4/2019).

Heppy Rosnani Sinaga sebelumnya melakukan penipuan perekrutan CPNS di lingkungan Pemkab Tapanuli Tengah pada Tahun 2013. Korban bernama Lumongga Hutapea diimingi-imingi terdakwa bisa lulus tes CPNS dengan menyetor uang sebesar Rp 160 juta. Namun belakangan, tetap saja korban tidak lolos CPNS. Selanjutnya korban melapor dan Heppy pun diadili.

Pengadilan Negeri (PN) Sibolga selanjutnya menghukum perempuan yang berprofesi sebagai wiraswasta itu dengan pidana penjara 10 bulan. Namun Jaksa banding ke Pengadilan Tinggi Medan. Kemudian pada September 2016 PT Medan menghukum Heppy dengan pidana penjara dua tahun.

Berstatus tahanan rumah sejak penyidikan itu, kemudian dia mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Namun 6 April 2018, MA menolak kasasi itu.

“Pada Mei 2018, saat kita hendak mengekseksui dia terus menghindar. Keberadaannya pun tidak diketahui lagi saat itu. Lantas pada Juli 2018, kita keluarkan DPO kepada yang bersangkutan,” terang Timbul.

Baca juga : Kasus Mujianto Dihentikan, Kejatisu Ajukan SKP2

Timbul menjelaskan selama dalam pelarian, terpidana kasus penipuan itu diketahui tidak mempunyai aktifitas apapun. Dia hanya bersembunyi di rumah keluarganya.

“Hari ini kita bawa, nanti dia akan dihadirkan ke pengadilan untuk bersaksi untuk terdakwa mantan Bupati (Raja Bonaran Situmeang) yang saat ini tengah bergulir,” ujar Timbul

Heppy didakwa bersama Bonaran Situmeang pada Kasus Penipuan CPNS Tapteng

Untuk kasus penipuan CPNS Tapteng, Heppy didakwa bersama-sama dengan eks Bupati Tapteng Bonaran Situmeang. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang di PN Sibolga mendakwa Raja Bonaran Situmeang dalam kasus penipuan CPNS di Kabupaten Tapteng tahun 2014 senilai Rp 1,2 miliar. Bonaran juga melakukan tindak pidana pencucian uang.

Editor : Ummi Fatih

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here