Man City vs Leicester, Guardiola : Ujian Besar Bagi Kami

Liverpool berpeluang jadi juara Liga Primer Inggris jika Leicester bisa mengalahkan atau menahan imbang City.

14
manchester city vs leicester
Bek City, Aymeric Laporte (kiri) memblok bola hasil sepakan striker Leicester, Jamie Vardy (kanan) pada pertemuan pertama kedua tim di Liga Primer Inggris 2018/2019 d Stadion King Power 26 Desember 2018. (Foto : Getty Images)

Kitakini.news – Menang di dua laga sisa, dipastikan Manchester City bakal kembali merengkuh gelar juara Liga Primer Inggris. Namun, lawan yang selanjutnya dihadapi diprediksi menjadi jalan terjal bagi City meraih gelar kedua berturut-turut. Selain itu, laga Man City vs Leicester di Stadion Etihad, Senin (6/5/2019) malam atau Selasa (7/5/2019) dini hari WIB bisa jadi penentu siapa tim yang menjadi juara.

Dari rekor pertemuan kedua tim di empat laga terakhir, keduanya masing-masing meraih sekali menang dan sekali seri. Namun, dua pertemuan tim tersebut di Stadion Etihad, Leicester selalu kalah.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengatakan, di tengah harapan bisa meraih gelar juara, timnya dihadapkan pada ujian besar.

“Jujur, aku lihat tiga laga terakhir (Leicester). Aku terkesan cara mereka main, tentu akan jadi ujian yang besar untuk kami,” ujarnya pada sesi wawancara jelang pertandingan.

Pep juga menyebut sisi mana yang menjadi kekuatan tim besutan Manajer Brendan Rodgers tersebut. Salah satunya, kualitas di lini penyerangan.

“Penguasaan, pergerakan, selalu terkoordinasi dengan baik. Dengan kualitas luar biasa di depan, mereka cepat, mereka kualitasnya bagus,” katanya.

Pep tampaknya tidak berusaha memainkan perang psikologis (psy war) dengan memuji calon lawannya. Pasalnya, Leicester kini ditangani manajer tim yang mampu menyulitkan City pada Liga Champions 2016 lalu, Celtic. Menurutnya, Leicester juga akan memainkan permainan serupa.

“Terbuka, tekanan tinggi, kualitas di tengah. Mereka akan menyerang. Ini yang terjadi dengan Celtic ketika kami ke sana. Tim yang sangat bagus,” ucapnya.

Dia memuji kemampuan Brendan Rodgers yang menurutnya sudah membuat timnya bermain sesuai keinginannya.

“Aku rasa Brendan Rodgers sudah menunjukkan kualitasnya sebagai manajer. Bahwa dalam dua bulan, timnya sudah siap bermain dengan cara yang dia mau,” katanya.

Di laga tersebut, City dipastikan tidak akan diperkuat dua pemain andalannya, Kevin De Bruyne, dan Fernandinho yang masih cedera.

Baca Juga : Derby Turin Berakhir Dengan Hasil Imbang

Man City vs Leicester, Rodgers : Kami percaya bisa mengalahkan tim manapun

Bagi Brendan Rodgers, laga Man City vs Leicester bakal menjadi pertandingan yang sulit. Namun kata dia, timnya tengah memiliki kepercayaan diri tinggi.

“Tentunya pemain punya kepercayaan diri. Aku akan membawa kepercayaan diri itu ke pertandingan,” ujarnya pada sesi temu pers jelang pertandingan.

Menurutnya, saat ini timnya berada pada moral yang meyakini bisa mengalahkan tim manapun. Tetapi, dia juga mengingatkan, City bukan lawan yang mudah, harus bertahan dengan baik.

“Kami punya pertandingan dengan moral perkerjaan yang membuat kami percaya bisa mengalahkan tim manapun. Pemain berkembang tiap saat, kau tahu harus bertahan sangat bagus, harus kuat, harus agresif, harus susah dikalahkan, padat, kami tahu ada kecepatan di tim ini,” pungkasnya.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here