Kejari Paluta Akan Eksekusi Wabup Paluta

Wabup Paluta, Hariro Harahap akan segera diamankan oleh Kejari Paluta karena kasusnya, melakukan politik uang sudah inkrah dan Hariro pun akan segera menjalankan hukuman selama 1 bulan 15 hari penjara.

0
Wabup Paluta
Ilustrasi politik uang. (foto : mediaindonesia)

Kitakini.news – Kasus pelangggaran Pemilu yang melibatkan Wakil Bupati Paluta, Hariro Harahap sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Dalam waktu tidak lama, JPU dari Kejari Paluta akan segera mengeksekusi Wabup Paluta itu. Hariro akan menjalani vonis 1 bulan 15 hari penjara.

“Kita telah menerima informasi dari Kejari Paluta bahwasanya putusan dari Wakil Bupati Paluta telah diterima terdakwa. Selanjutnya Jaksa Penuntut Umum juga menerima putusan yang telah disampaikan oleh majelis hakim Pengadilan Padangsidempuan,” sebut Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Selasa (14/5/2019).

Selanjutnya kata Sumanggar, jaksa selaku eksekutor saat ini masih akan menunggu salinan putusan dari PN Padangsidempuan sebagai dasar untuk melakukan eksekusi.

“Yah salinan itu seharusnya secepatnya karena ini kan Pidana Pemilu. Jadi harus secepatnya kita eksekusi,” terang mantan Kasi Pidum Kejari Binjai itu.

Sumanggar juga belum menegaskan nantinya kemana Hariro akan ditempatkan setelah dieksekusi. Karena saat ini, pihak kejaksaan masih fokus menunggu salinan putusan.

“Nanti, kita belum sampai disitu. Karena kita masih menunggu salinan putusan. Yah kalo eksekusinya mungkin nanti di LP Paluta,” bebernya.

Wakil Bupati Paluta, Hariro Harahap divonis 1 bulan 15 hari penjara dalam kasus Pemilu. Sebelumnya oleh JPU Kejari Paluta, dia dituntut 3 bulan penjara. Hariro dinyatakan terbukti bersalah melakukan politik uang untuk memenangkan sang istri yang maju sebagai Calon Legislatif.

Wabup Paluta Terbukti Melakukan Politik Uang

Sebelumnya pada persidangan Kamis (9/5/2019) di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan menjatuhkan hukuman 1 bulan 15 hari kepada Hariro. Dia terbukti bersalah melakukan politik uang untuk memenangkan sang istri yang maju sebagai Calon Legislatif.

Hariro diamankan oleh Tim Satgas Politik Uang Polres Tapanuli Selatan bersama 14 orang yang diduga terlibat politik uang untuk memenangkan salah satu caleg DPRD Kabupaten Paluta, Senin (15/4/2019) dini hari.

Baca Juga : Eggi Sudjana Ditahan Polda Metro Jaya, Ini Kata Pengamat

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Irwa Zaini Adib mengungkapkan, awalnya pihaknya mendapat informasi adanya dugaan praktik politik uang yang diduga dilakukan oleh salah satu Caleg di Kabupaten Paluta.

Mendapatkan informasi tersebut, Senin (15/4) sekitar pukul 02.00 WIB, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Tepat di jalan di Kabupaten Paluta, petugas menghentikan laju kendaraan mobil. Di dalam mobil tersebut terdapat 4 orang pria.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 87 lembar amplop berisi uang Rp 43,4 juta. Dari pengakuan empat orang yang diamankan, mereka mendapatkan amplop tersebut langsung dari Hariro Harahap di kediamannya di Lingkungan I, Pasar Gunung Tua, Paluta, Sumatera Utara.

Kontributor : Rivan Adzhari
Editor : Khairul Umam

PESAN TOKOH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here