Kesal Dengar Suara Pengajian, Seorang Pria Rusak Microphone Masjid di Meulaboh

Pelaku diduga marah karena suara pengajian yang berasal dari TOA masjid terdengar keras di rumah pelaku. Sehingga ia diduga marah dan melakukan aksinya.

0
pria rusak microphone masjid
Petugas kepolisian Mapolsek Johan Pahlawan bersama prajurit TNI memperlihatkan seorang pemuda bernama Novan Saputra (26), Selasa (14/5). (Foto : Antara).

Kitakini.news – Seorang pria rusak microphone Masjid Nurul Arifin, Desa Lapang, Meulaboh, Minggu (12/5/2019 lalu). Akibatnya saat ini tersangka harus diamankan pihak kepolisian Polres Aceh Barat.

Seperti dilansir Antara, pelaku diketahui berinisial NS (26), warga Desa Lapang, Meulaboh. Ia berhasil ditangkap polisi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, pasca terjadinya aksi perusakan mic di masjid oleh seorang pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis parang.

Saat pelaku beraksi, aksi tadarus (pengajian) yang sedang dikumandangkan oleh sejumlah warga terpaksa bubar karena warga ketakutan dengan aksi pelaku.

Informasi yang beredar, pelaku diduga marah karena suara pengajian yang berasal dari TOA masjid terdengar keras di rumah pelaku. Sehingga ia diduga marah dan melakukan aksinya.

Pelaku Masih Dimintai Keterangan

Sementara itu Kapolres Aceh Barat AKBP H Raden Bobby Arya Prakasa SIK melalui Kapolsek Johan Pahlawan, Iptu Budi Eka Putra membenarkan pihaknya sudah mengamankan seorang pemuda yang diduga sebagai pelaku perusak microphone di Masjid Nurul Arifin, Minggu lalu.

Baca Juga : Mayat Perempuan Korban Mutilasi Dibuang Dalam Pasar di Malang

“Pelaku masih kita periksa untuk dimintai keterangan,” ujar Kapolsek Iptu Budi.

Setelah pemeriksaan terhadap pelaku selesai dilakukan, polisi berencana menggelar konferensi pers perkara ini di Mapolres Aceh Barat, Rabu (15/5/2019) hari ini.

Iptu Budi mengaku belum bisa memberikan keterangan secara rinci, karena pihaknya masih memintai keterangan pelaku pria rusak microphone Masjid tersebut.

Editor : Khairul Umam

PESAN TOKOH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here