Jokowi Ingin Bertemu Prabowo, BPN Tak Menghalang-halangi

BPN Prabowo-Sandiaga mengaku tak menghalang-halangi keinginan Jokowi untuk bertemu dengan Prabowo Subianto, karena hal itu merupakan silaturahmi antar elit politik yang layak dicontoh oleh masyarakat.

13
Jokowi ingin bertemu Prabowo
Momen Prabowo Subianto (kanan) dan Joko Widodo (kiri) berpelukan bersama atlit pencak silat nasional. (foto : instagram prabowo)

Kitakini.news – Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menilai jika Joko Widodo atau Jokowi ingin bertemu Prabowo, maka BPN mempersilahkannya. Namun, menurut Andre rencana pertemuan antara keduanya masih sebatas wacana.

“Kalau mau ketemuan sederhana kok. Pak Jokowi cukup menelepon langsung Pak Prabowo untuk atur ketemuan secara langsung,” ungkap Andre sebagaimana dilansir detik.com, Sabtu (25/5/2019).

Andre menambahkan bahwa rencana Presiden Jokowi ingin bertemu cuma sekedar basa-basi.

“Pihak sebelah sibuk bicara rekonsiliasi dan ingin adanya pertemuan antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Tapi mereka sebatas basa-basi politik saja di depan media,” papar Andre.

Sementara itu, Wakil Ketua BPN, Mardani Ali Sera mengaku pihaknya mempersilahkan Jokowi bertemu dengan Prabowo dan tak pernah melarang pertemuan itu.

“Usaha untuk bertemu Pak Prabowo sudah dilakukan sejak awal. Melalui banyak cara. Sikap BPN dan Pak Prabowo sama, monggo, masa silaturahim dilarang,” ungkap Mardani Ali Sera.

Namun begitu, pertemuan yang akan diinisiasi sebagai langkah rekonsiliasi setelah Pilpres 2019 tidak merubah ketetapan BPN Prabowo-Sandiaga untuk melanjutkan gugatan Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab, sampai saat ini, pihaknya tetap fokus mengawal proses Pemilu 2019 berjalan dengan jujur dan adil.

“Tapi satu hal pasti, proses sengketa jalan terus. Jadi silaturahim silakan, tapi bukti Pemilu belum sepenuhnya Jurdil juga akan terus diproses. BPN masih fokus proses di MK,” jelasnya.

Baca Juga : Berkas Gugatan Pilpres 2019 ke MK Prabowo-Sandiaga Lengkap

Jokowi Ingin Bertemu Prabowo, Tapi Belum Dapat Waktu yang Tepat

Diketahui sebelumnya, pasca Pemilu 2019, Jokowi sudah berkali-kali mengungkapkan keinginannya bertemu dengan Prabowo. Tapi sayang, belum ada waktu yang tepat untuk menemukan kedua Calon Presiden yang bertarung di Pilpres 2019 itu.

Dengan bertemunya Jokowi dan Prabowo, diharapkan bisa mendinginkan kondisi politik di tanah air. Hal itu juga bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa elit politik di tingkat pusat selalu rukun.

“Ya kan dilihat baik oleh masyarakat, akan dilihat baik oleh rakyat, akan mendinginkan suasana. Bahwa di elite-elite politik rukun-rukun saja, nggak masalah. Saya kira paling penting itu,” papar Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here