Polda Sumut Beri Penghargaan kepada Tiga Polisi Gugur saat Pengamanan Pemilu 

Mabes Polri,melalui Polda Sumut memberikan penghargaan luar biasa kepada tiga personel yang gugur saat menjalankan tugas, mengamankan Pemilu 2019.

11
polisi gugur saat pengamanan pemilu
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto (kiri) saat memberikan piagam penghargaan kepada keluarga korban personel yang tewas saat pengamanan Pemilu 2019. (Foto : Polda Sumut)

Kitakini.news – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memberikan penghargaan kepada tiga polisi gugur saat pengamanan Pemilu, khususnya menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pileg/Pilpres.

Pemberian penghargaan pangkat luar biasa anumerta kepada tiga personel tersebut dilakukan dalam upacara yang dipimpin Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, di Lapangan KS Tubun, Senin (27/5/2019).

Adapun tiga personel yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa anumerta tersebut yakni, Iptu Partahian personel yang bertugas di Polres Padangsidimpuan. Mendapat kenaikan pangkat setingkat berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : Kep/736/IV/2019 tanggal 25 April 2019.

“Beliau saat itu sedang melaksanakan tugas pengamanan di PPK Hutaimbaru sehingga terjatuh dan meninggal dunia pada saat perjalanan menuju RSU Padang Sidimpuan,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan.

Nainggolan mengatakan, Iptu Partahian didiagnosa kelelahan tak sadarkan diri sehingga meninggal dunia. Kemudian dia diberikan kenaikan Pangkat setingkat lebih tinggi dari IPTU menjadi AKP Anumerta dan piagam penghargaan.

Kemudian, lanjut Nainggolan, Aiptu Jonter Siringo-Ringo yang bertugas di Polres Dairi. Dia mendapat kenaikan pangkat berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : Kep/696/IV/2019 tanggal 20 April 2019. Saat itu Aiptu Jonter melaksanakan pengamanan TPS di Desa Tiga Baru, Kecamatan Sidikalang.

“Tiba-tiba dia terjatuh kemudian tidak sadarkan diri. Selanjutnya dibawa ke RSU Sidikalang dan langsung mendapatkan perawatan oleh tim medis,” ungkap Nainggolan.

Sekitar pukul 16.30 Wib, Aiptu Jonter dinyatakan meninggal dunia (karena kelelahan tak sadarkan diri sehingga meninggal dunia). Dia diberikan kenaikan Pangkat setingkat lebih tinggi dari Aiptu menjadi Ipda Anumerta dan piagam penghargaan.

Baca Juga : Prabowo-Sandi Gugat ke MK Pakai Bukti Link Berita, Advokasi BPN : Itu Bisa Jadi Alat Bukti yang Sah

Terakhir, Aiptu Tunggul Simbolon yang bertugas di Polres Simalungun. Mendapat kenaikan pangkat berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor : Kep/751/IV/2019 tanggal 29 April 2019. Saat itu dia bersama Kapolsek Bosar Maligas dan personel TNI/ Polri berangkat dari PPK Kecamatan Ujung Pandang menuju KPU Simalungun membawa logistik yang telah selesai ditingkat kecamatan.

“Pada saat kembali ke Mapolsek Bosar Maligas, dia mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Siantar-Parapat KM 5, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Marimbun, sehingga meninggal dunia di TKP. Dia mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Aiptu menjadi Ipda Anumerta,” ungkap Nainggolan.

Polisi Gugur saat Pengamanan Pemilu juga Dapat Uang Santunan

Nainggolan menegaskan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi kerja yang tinggi kepada anggota Polri yang gugur saat bertugas pengamanan Pemilu 2019. Selain penghargaan, keluarga korban tersebut juga akan mendapatkan santunan melalui PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PT ASABRI).

Reporter : Syahrial Siregar
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here