Mayat Terapung di Pulau Putri Tapteng Teridentifikasi

Korban bernama Abdul Bahri Simanungkalit (50), warga Lingkungan I Batu Mandi, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.

46
mayat terapung di pulau putri
Kondisi mayat saat pertama kali ditemukan Tim Sar. ( Foto : Faseberita.id).

Kitakini.news – Mayat terapung di Pulau Putri di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (28/5/2019) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, teridentifikasi bernama Abdul Bahri Simanungkalit (50), warga Lingkungan I Batu Mandi, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.

Hal itu disampaikan Kapolres Tapteng melalui Paur Humasnya, Iptu Rensa Sipahutar, saat dilansir Antara, Selasa (28/5/2019) malam.

“Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan terikat tali rafia pada kedua tangan dan kedua kaki serta mulut dililit dengan lakban. Selanjutnya korban di bawa ke RSUD Pandan guna diidentifikasi dan dilakukan pemeriksaan visum et repertum (VER),” terang Sipahutar.

Berdasarkan keterangan kakak kandung korban, Nur Sabina Simanungkalit, korban mengalami depresi (gangguan jiwa) lebih kurang selama 10 tahun. Dan sifatnya yang menonjol mudah marah dan emosi sehingga sering mengganggu tetangga.

Dari keterangan keluarga korban kepada polisi, terakhir korban melakukan pengancaman kepada ibu kandungnya tanggal 24 Mei 2019 di rumah korban. Sementara kondisi ibu korban sudah tua berumur 76 tahun dan sudah pikun.

Baca Juga : Mayat Pria Dengan Mulut Dilakban Ditemukan Mengapung di Pulau Putri Tapteng

Kemudian warga sekitar mengamankan korban dan menyerahkannya kepada abang kandungnya Saidun Simanungkalit. Selanjutnya abang kandungnya mengikat tangan korban dengan tali rafia dan menempatkan korban di dalam rumah.

“Setelah peristiwa tersebut belum ditemukan saksi yang melihat kegiatan dan keberadaan korban hingga ditemukan mengapung di perairan Pulau Putri. Dan sesuai dengan kesepakatan, jenazah korban akan di diotopsi ke RSU Rajamin Saragih Pematangsiantar, ” pungkas Sipahutar.

Mayat Pertama Kali Ditemukan Wisatawan Lokal

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat terapung di Pulau Putri, Kabupaten Tapanuli Tengah pada Selasa (28/5/2019) pagi. Mayat pertama kali ditemukan oleh wisatawan lokal bernama Monica Mendrofa yang saat itu hendak liburan ke Pulau Mursala.
Saat melintas di Pulau Putri, terlihat ada yang terapung di laut yang semula dikira hanya batang kayu atau patung.

“Awalnya kami kira patung atau kayu, tetapi karena penasaran aku minta kepada bapak yang mengemudikan kapal stempel untuk berbalik arah. Setelah mendekat, ternyata itu adalah sesosok mayat laki-laki kisaran usianya 40-an dengan posisi kaki dan tangan diikat tali, dan mulutnya dilakban,” katanya.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here