Selain Van Dijk, Ini Empat Pemain Liverpool Lainnya yang Layak Dapat Penghargaan di Final Liga Champions

Virgil Van Dijk sukses membuat timnya tanpa kebobolan pada laga Final Liga Champions kontra Liverpool. Namun kesusesan The Reds meraih trofi Liga Champions keenam juga atas kontribusi seluruh pemain termasuk tiga pemain ini.

0
hasil final liga champions
Bek andalan Liverpool Virgil Van Dijk mengangkat trofi Liga Champions usai Liverpool menang 2-0 di final menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6/2019)). (Foto : Getty Images)

Kitakini.news – Bek asal Belanda, Virgil Van Dijk dinobatkan sebagai man of the match pada hasil kemenangan Liverpool 2-0 atas Tottenham pada final Liga Champions 2019 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6/2019) malam atau Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Namun, bukan hanya Van Dijk yang layak dapat penghargaan pada pertandingan tersebut.

Dalam sebuah pertandingan sepakbola, kemenangan merupakan buah dari kerja sama tim yang apik. Namun, pada laga tersebut, performa empat pemain Liverpool ini layak dapat penghargaan.

Penjaga gawang asal Brasil, Alisson Becker, juga berandil besar pada hasil clean sheet Liverpool tersebut. Setidaknya empat penyelamatan gemilang dia lakukan untuk membuat jala gawangnya tetap ‘perawan’ di pertandingan itu. Tottenham berupaya mengejar ketertinggalannya, namun Alisson sangat solid di mistar gawang.

Selain sejumlah penyelamatan reguler seorang penjaga gawang, mantan kiper AS Roma itu menepis eksekusi tendangan bebas Christian Eriksen. Selanjutnya, tendangan keras Son Heung-Min dari luar kotak penalti berhasil dia tangkap. Begitu juga dengan lesakan bola dari kaki Dele Alli juga berhasil dia tepis. Sementara tendangan Harry Kane berhasil dia tangkap.

Untuk diketahui, dalam tiga laga berturut-turut, gawang Liverpool tidak pernah kebobolan, termasuk kemenangan besar 4-0 kontra Barcelona di leg kedua semi-final UCL.

Dua penyerang sayap Liverpool, Sadio Mane dan Mohamed Salah juga memberikan kontribusi berarti untuk raihan trofi Liga Champions keenam bagi The Reds. Kecerdikan Sadio Mane menyontek bola yang mengenai tangan Moussa Sissoko di kotak penalti menjadi momentum kebangkitan Liverpool. Hadiah penalti yang diberikan sukses dieksekusi Mo Salah menit ke 2.

Mo Salah berlari ke arah bola dan melesakkan sepakan keras yang gagal ditepis kiper Hugo Lloris.

hasil final liga champions
Mo Salah (kanan) dan Divock Origi merayakan gol kedua Liverpool yang dicetak Origi di final Liga Champions menghadapi Tottenham Hotspur. (Foto : Getty Images)

Kepiawaian dan kerja sama apik antar-lini tim besutan Manajer Jurgen Klopp tersebut juga membuat Tottenham tak berdaya. Kendati cukup menekan sepanjang babak kedua, tidak satupun peluang emas yang tercipta. Malah, penyerang pengganti Divock Origi yang menggandakan keunggulan Liverpool. Origi berhasil melesakkan bola tanpa terbendung ke sudut tiang jauh gawang Hugo Lloris menit 87.

Jadi Man of the Match untuk hasil final Liga Champions, Van Dijk : Gol pertama membuat kami terpacu

Gol cepat yang diciptakan Liverpool, kata Virgil Van Dijk, membuat timnya terpacu untuk bermain lebih baik lagi di final Liga Champions dengan hasil kemenangan tersebut. Hal itu membuat tidak banyak peluang yang bisa diciptakan Tottenham.

“Di babak pertama, mereka (Tottenham) tidak menciptakan terlalu banyak peluang. Sementara kami punya beberapa (peluang) terutama mencetak gol dari titik penalti. Dan itu banyak membantu kami, membuat kami terpacu,” ucapnya pada sesi termu pers usai pertandingan.

Namun di babak kedua, tim besutan Manajer Mauricio Pochettino tersebut tampil bagus, kata Van Dijk. Momen itu menurutnya cukup sulit.

“Bisa jadi sangat bahaya, karena kau tahu secara mental cukup keras di final, (tapi) kami gali (lebih) dalam. Di babak kedua mereka bagus, menciptakan peluang. Kami punya (momen) cukup sulit. Dan jadi pemenang Liga Champions,  betapa bagusnya,” ungkapnya.

PESAN TOKOH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here