Waketum Gerindra Jadi Penjamin, Penahanan Mustofa Nahrawardaya Ditangguhkan

Penangguhan penahanan Mustofa Nahrawardaya akhirnya dikabulkan oleh Penyidik Bareskrim,karena Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufco Dasco menjadi penjaminnya.

0
penahanan mustofa nahrawardaya ditangguhkan
Waketum Gerindra, Sufmi Dasco. (foto : detik.com)

Kitakini.news – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufco Dasco menjadi penjamin, sehingga penahanan Mustofa Nahrawardaya ditangguhkan. Penyidik Bareskrim Polri mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Nahrawardaya, tersangka kasus dugaan hoaks.

Mustofa Nahra keluar dari Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.47 WIB pada Senin (3/6/2019) didampingi pengacaranya.

“Ya tadi sudah diberikan kepada penyidik dan insyaallah hari ini akan dikeluarkan dari tahanan Polda Metro. Saya nanti masih koordinasikan dengan kawan-kawan semuanya seperti apa. Tapi yang pasti hari ini saya menjamin penangguhan 2 orang, yaitu Pak Lieus Sungkharisma dan Pak Mustafa Nahra,” ungkap Dasco di Mapolda Metro Jaya sebagaimana  dilansir detik.com, Senin (3/6/2019).

Diketahui, polisi menangkap Mustofa Minggu (26/5/2019) dini hari di rumahnya. Mustofa ditangkap karena diduga menyebarkan info hoaks melalui akun Twitter miliknya. Info hoaks yang disebarkannya terkait kerusuhan 22 Mei 2019 dan Mustofa pun sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, Mustofa dijerat Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Cuitannya buat onar,” papar Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Rickynaldo Chairul, Minggu (26/5/2019).

Selain menjadi penjamin Lieus Sungkharisma dan Mustafa Nahra, Dasco juga menjadi penjamin bagi penahanan 58 tersangka kerusuhan 21-22 Mei 2019. Dasco mengaku sudah bertemu dengan penyidik terkait pengajuan penangguhan penahanan tersebut.

“Ya termasuk yang sekarang di Polda dan Polres Jakarta Barat,” jelas Dasco.

Baca juga : Kapoldasu Ingatkan Masyarakat Untuk Tidak Sebarkan Hoaks

Selain Penahanan Mustofa Nahrawardaya Ditangguhkan, Penangguhan 58 Orang Lainnya Sedan Diupayakan

Sementara itu, Pengacara Lieus Sungkharisma, Hendarsam Marantoko mengajukan permohonan penangguhan penahanan kliennya. Anggota DPR dan juga Waketum Gerindra yang menjadi penjamin penangguhan itu.

“Suratnya sudah kita siapkan. Mudah-mudahan hari ini tidak ada halangan Pak Lieus dengan kurang lebih 58 orang lagi yang juga dijamin oleh Pak Dasco untuk bisa keluar dan berlebaran di luar,” jelas Hendarsam di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/6/2019)

Surat penangguhan penahanan sudah diajukan sebelumnya. Saat ini pihak pengacara mendatangi Polda Metro Jaya untuk memastikan tindak lanjut permohonan. Permohonan penangguhan penahanan diajukan dengan alasan kemanusiaan.

“Ini alasan kemanusiaan. 2 hari lagi ini akan berlebaran. Tentunya hari Idul Fitri itu merupakan hari yang sangat berbeda dan sangat berharga bagi umat Muslim untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarganya,” ungkap Hendarsam.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengaku belum mengetahui kabar penangguhan penahanan Lieus dan Mustofa.

“Belum ada informasi,” ungkap Argo.

Editor : Ummi Fatih

PESAN TOKOH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here