Angka Lakalantas Operasi Ketupat 2019 di Riau Turun Empat Kasus

Jumlah kasus kecelakaan lalu-lintas yang terjadi selama digelarnya Operasi Ketupat Muara Takus 2019 Riau menurun. Namun jumlah korban jiwa mengalami kenaikan.

0
lakalantas operasi ketupat riau
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto. (Foto : gopesisir.com)

Kitakini.news – Angka Lakalantas di Operasi Ketupat Muara Takus 2019 di wilayah Riau menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Polda Riau mencatat, selama operasi, angka kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas) sebanyak 26 kasus, sementara di tahun sebelumnya tercatat sebanyak 30 kasus.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (10/6/2019).

“Jika dibandingkan dengan data angka kecelakaan lalu-lintas selama 12 hari Operasi Ketupat Muara Takus tahun ini menunjukkan tren penurunan sebesar 13 persen,” ujar Sunarto.

Sunarto memaparkan, kecelakaan dominan terjadi di jalur utama lintas mudik dan balik Lebaran. Pada jalur ini, angka kecelakaan tercatat 18 kasus.

Sementara di jalur alternatif, angka kecelakaan tercatat enam kasus. Untuk jalur lainnya hanya dua kasus.

Sedangkan berdasarkan daerah, angka kecelakaan lalu-lintas paling banyak terjadi di daerah Kabupaten Kampar.

Hal itu disebabkan, jalur perlintasan di daerah Kampar merupakan jalur mudik lintas Barat yang selalu ramai dilintasi oleh pengendara jelang dan pasca Lebaran.

Kemudian disusul oleh Kabupaten Siak dan Kabupaten Kuansing yang masing-masing sebanyak enam kasus. Kota Pekanbaru lima kasus kecelakaan. Pelalawan sebanyak tiga kasus. Sementara itu, Dumai, Inhu, dan Rohil masing-masing terjadi satu kasus. Untuk Meranti, Rohul, dan Inhil tidak ada kasus kecelakaan.

Baca Juga : 3.799 Penumpang Diberangkatkan dari Pelabuhan Belawan pada Puncak Arus Balik

Jumlah Korban Meninggal Lakalantas Operasi Ketupat Riau Meningkat 45 Persen

Namun pada angka korban meninggal dunia akibat Lakalantas pada Operasi Ketupat Riau 2019 justru meningkat sekitar 45 persen. Tercatat sebanyak 16 orang meninggal dunia. Sementara tahun lalu korban Meninggal dunia akibat lakalantas hanya 11 orang.

“Untuk korban Lakalantas yang meninggal dunia tahun ini meningkat 45 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, Operasi Ketupat Muara Takut 2019 di wilayah Riau berhasil menekan angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di provinsi tersebut.

Dari 10 hari operasi digelar atau sejak 29 Mei hingga 7 Juni, hanya ada 16 gangguan Kamtibmas terjadi. Gangguan Kamtibmas itu lebih rendah dibanding tahun lalu yakni sebanyak 18 kasus.

Kontributor : Ferry Anthony
Editor : Khairul Umam

PESAN TOKOH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here