Sidang di Bawaslu Deliserdang, Pelapor Ungkap 273 Pemilih Siluman

Setelah memenuhi persyaratan, Caleg Hanura, Ir Rusmani Manurung melaporkan ke Bawaslu Deliserdang terkait dugaan ditemukan 273 pemilih siluman saat Pemilu 2019 lalu.

19
pemilih siluman di pemilu 2019
Suasana sidang perdana di Bawaslu Deliserdang, mendengar penyampaian laporan dari pelapor terkait dugaan pelanggaran administrasi Pemilu. (foto : kitakini.news/lim)

Kitakini.news – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Deliserdang melaksanakan sidang perdana terkait dugaan pelanggaran administrasi, pemilih siluman di Pemilu 2019. Sidang tersebut terkait laporan Caleg Hanura Daerah Pemilihan Deliserdang II, Ir Rusmani Manurung, Senin (10/6) sore.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Sidang, yakni Komisioner Bawaslu Deliserdang Koordinator Sengketa, Asman Siagian SH, MH. Asman didampingi Ketua Bawaslu M.Ali Sitorus S,A.g, Komisioner Bawaslu Deliserdang Devisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM), Aminuddin S.Sos, M.A, Komisioner Bawaslu Deliserdang Koordinator Hukum Data dan Informasi Erina Kartika Sari, SH, Komisioner Bawaslu Deliserdang Koordinator Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Siharlon Simbolon, S.Si. Sedangkan pelapor Ir Rusmani Manurung dihadiri melalui kuasa hukumnya, Suwari Hasibuan SH dan rekannya.

Sedangkan pihak terlapor I yakni KPU Deliserdang hanya dihadiri 3 komisioner yakni Ziaulhaq Siregar, Syahrial Effendi dan Relis Yanthi Panjaitan. Adapun terlapor II PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Tanjungmorawa dihadiri Surya Dharma.

Sidang perdana dengan agenda mendengar penyampaian laporan dari pelapor terkait dugaan pelanggaran administrasi Pemilu langsung dibacakan kuasa hukum pelapor, Suwari Hasibuan SH.

Dalam penyampaian laporan itu, Suwari mengatakan 273 orang pemilih siluman telah ditemukan kliennya, Ir Rusmani Manurung di Desa Tanjungmorawa B di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002, 003, 004, 005, 006 dan 008.

Usai pembacaan seluruh laporan dari terlapor, sidang akan dilanjutkan Rabu (12/6) pagi di aula Kantor Bawaslu. Agendanya, mendengar nota jawaban dari terlapor I dan terlapor II. Sidang ditutup Ketua Majelis, Asman Siagian.

Baca Juga : Waketum Gerindra Jadi Penjamin, Penahanan Mustofa Nahrawardaya Ditangguhkan

273 Pemilih Siluman di Pemilu 2019 Dilaporkan Setelah Memenuhi Persyaratan

Kepada sejumlah wartawan kuasa hukum pelapor, Suwari Hasibuan SH menjelaskan berdasarkan laporan kliennya, telah terjadi pelanggaran berat terkait adanya pemilih siluman, sebanyak 273 orang ditemukan di TPS Desa Tanjungmorawa B Kecamatan Tanjungmorawa.

Temuan itu langsung dilapor kliennya ke Bawaslu Deliserdang, setelah memenuhi persyaratan formil dan materil. Sidang dilanjutkan dengan sidang pemeriksaan setelah sebelumnya dilakukan sidang pendahuluan untuk pemeriksaaan syarat yang tercukupi.

Kliennya memberikan bukti cukup untuk melakukan gugatan ke Bawaslu Deliserdang terkait pemilih khusus yang tidak menyertai Form A5. Dimana pemilih khusus itu seharusnya memilih hanya Calon Presiden (Capres), namun temuan itu turut memilih Calon Legislatif (Caleg).

Akibat peristiwa itu, kliennya merasa dirugikan dan meminta agar dilakukannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Desa Tanjungmorawa B.

“Kami yakin peristiwa ini sudah terstruktur, terorganisir dan massif dan sengaja dilakukan oknum untuk memenangkan dan menggelembunghkan suara salah satu Caleg. Peristiwa yang sangat fatal sekali” tegas Suwari Hasibuan SH.

Kontributor : Edo
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here