Penganiaya Ustadz Nursarianto Diganjar Pidana Penjara 6 Bulan

Terdakwa penganiaya penceramah dan guru madrasah di Medan Tembung divonis penjara selama enam bulan oleh hakim PN Medan. Korban tidak terima lantaran terdakwa divonis penjara yang dinilai ringan setelah memukulnya hingga luka di pelipisnya hanya karena menegur terdakwa untuk tidak sembarangan melepaskan anjingnya yang mengganggu warga khususnya anak-anak yang melintas.

0
vonis penganiaya ustadz nursarianto
Ekspresi terdakwa penganiaya Ustadz Nursarianto, Novita (kiri) saat mendengar pembacaan putusan majelis hakim PN Medan, Selasa (11/6/2019).

Kitakini.news – Novita, terdakwa penganiaya seorang penceramah dan guru madrasah di Medan Tembung dijatuhi hukuman pidana penjara selama enam bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (11/6/2019). Menanggapi vonis terdakwa penganiaya Ustadz Nursarianto tersebut, korban menilai terlalu ringan dan tidak berkeadilan.

Kendati belum memutuskan upaya hukum lanjutan, Nursarianto mengaku kecewa atas putusan yang dinilai ringan tersebut. Diwawancarai usai sidang, Nursarianto menilai, ada kelemahan termasuk dalam tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

“Ini kurang berkeadilan. Kita lihat, tuntutan jaksanya juga terlalu lemah, hanya dituntut delapan bulan saja. Kita merasa Pasal 351 itu tuntutannya dua tahun delapan bulan, tapi ini hanya delapan bulan saja dan divonis enam bulan,” ujar Nursarianto, Selasa (11/6/2019).

Menurutnya, penganiayaan yang dilakukan Novita pada dirinya tidak hanya soal terluka dan berdarah. Tetapi, arogansi yang ditunjukkan terdakwa saat kejadian sangat terlihat. Apa lagi, dia sebagai seorang pemuka agama hanya menghardik terdakwa untuk tidak sembarangan melepaskan anjingnya. Namun, respons terdakwa sangat berlebihan.

Baca Juga : Tidak Ditahan, Polda Sumut Fokus Lengkapi Berkas Ustadz Rafdinal dan Zulkarnain

“Kita juga sudah menjaga anak-anak madrasah dan sudah menasehati terdakwa agar menjaga anjingnya. Namun arogansinya sangat luar biasa. Kita merasa sudah mengalah, tapi dia langsung menganiaya,” kata Nursarianto.

Penganiaya Ustadz Nursarianto Terima Vonis Hakim

Sementara itu, Novita, menerima keputusan majelis hakim yang diketuai Saryana di ruang Cakra 9 PN Medan itu.

“Menjatuhkan kepada terdakwa Novita dengan pidana penjara selama enam bulan dan terdakwa tetap dalam tahanan,” ujar hakim Azwardi Idris.

Untuk diketahui, vonis terhadap terdakwa penganiaya Ustadz Nursarianto itu lebih rendah dua bulan dari tuntutan JPU Chandra Naibaho. Sebelumnya, terdakwa dituntut pidana penjara delapan bulan.

Seperti diketahui, perkara penganiayaan bermula ketika terdakwa Novita melintas di Jalan Pukat I atau Jalan Mandailing Kelurahan Bantan Timur, Medan Tembung.

Saat melintas, korban melihat seorang anak ketakutan dan menangis akibat dikejar anjing milik Novita. Korban lalu menegur terdakwa Novita untuk tidak membuat anjingnya bebas berkeliaran.

Tidak terima teguran Nursarianto, terjadi pertengkaran antara keduanya. Kemudian masyarakat yang ada di sekitar tempat tersebut berusaha menenangkan.

Untuk menghindari pertengkaran tersebut, saksi korban pun memutuskan pergi. Namun terdakwa Novita berteriak sambil mengejar dan langsung memukul Nursarianto dengan tangannya. Akibatnya, pelipis mata kiri bagian mata kanan saksi korban. Korban kemudian melaporkan perbuatan terdakwa ke Polsek Percut Sei Tuan.

Editor : Khairul Umam

PESAN TOKOH

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here