Karyawan Cantik Bank Syariah Mandiri Tewas Dalam Kamar Kos di Tapteng

48
karyawan bank syariah mandiri tewas
Foto korban saat ditemukan tewas dan semasa hidup. (Foto : Metro26).

Kitakini.news – Seorang karyawan Bank Syariah Mandiri tewas dalam kos, di Jalan Padangsidempuan, Kecamatan Pandan, Jumat (14/5/2019).

Korban bernama Santi Defi Malau (23). Korban ditemukan tewas mengenaskan dalam posisi tertelungkup dan terdapat bekas luka cakaran pada kedua tangannya.

Kasatreskrim Polres Tapteng AKP Dody mengatakan, kronologi penemuan mayat ini berawal saat saksi yakni rekan korban datang ke tempat kos korban pada pagi hari.

Saat itu, saksi mendapati korban yang bekerja sebagai karyawati Bank Mandiri Syariah ini dalam posisi tidak wajar dan diduga telah meninggal dunia. Dia selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

“Jadi sebelumnya mereka sudah mendobrak kamar dan melihat rekannya dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi, dengan posisi tertelungkup dan wajah ditutupi kain,” ujar Dody saat dilansir Inews.id, Jumat (14/6/2019).

Baca Juga : 6 Kasus Pembunuhan Sadis Dilakukan Terhadap Pacar Sendiri di Tahun 2019

Karyawan Bank Mandiri Tewas Dalam Keadaan Tidak Wajar

Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas menduga karyawan Bank Syariah Mandiri tewas dalam kos tersebut meninggal tidak wajar. Setempat juga ada yang mengaku mendengar suara teriakan, saat subuh antara pukul 03.00 sampai 04.00 WIB.

Ayah korban Maslan Malau mengaku sangat terpukul dan terkejut mendapat kabar anaknya meninggal. Santi merupakan anak keempatnya dari enam bersaudara.

“Kami berharap polisi segera menangkap pelaku pembunuh anak saya memberi hukuman setimpal,” jelas Maslan.

Baca Juga : Buron 1 Bulan, Pembunuh dan Pemutilasi Kasir Indomaret di Palembang Akhirnya Tertangkap

Saat ini, jenazah korban telah dibawa polisi ke RSUD Pandan untuk menjalani visum. Pemeriksaan TKP dan keterangan sejumlah saksi juga terus dilakukan untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here