Pembunuh Karyawan Bank Syariah Mandiri Diduga Teman Dekat

Polres Tapanuli Tengah sudah mengantongi identitas pelaku pembunuhan terhadap Santi Defi Malau.

15
Santi Defi Malau
Korban saat ditemukan tewas dalam kamar mandi kosnya, dan foto semasa hidup (Foto : Facebook).

Kitakini.news – Kasatreskrim Polres Tapanuli Tengah, AKP Dodi Nainggolan terus menyelidiki kasus tewasnya Santi Defi Malau, karyawan Bank Syariah Mandiri yang tewas di kosnya di Lingkungan I Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Jumat (14/6/2019).

Dodi mengatakan, untuk nama tersangka pihaknya telah mengantonginya. Sampai saat ini katanya pihaknya masih berusaha keras mendapatkan tersangka.

“Iya tersangka lari, sampai saat ini belum dapat apa-apa, tersangka diduga laki-laki, orang yang akrab sering sama korban,” ujar Dodi saat dilansir Hetanews, Sabtu (15/6/2019).

Dodi menjelaskan pengejaran sudah dilakukan untuk mencari keberadaan pelaku. Bahkan dalam pencarian pelaku, hampir salah tangkap yang diamankan rupanya teman pelaku.

Lebih lanjut, hasil olah TKP ditemukan tanda kekerasan pada wajah korban serta lebam biru pada leher dan lebam pada kedua lengan tangan kanan dan kiri korban.

Baca juga : Karyawan Cantik Bank Syariah Mandiri Tewas di Kos Dikenal Baik dan Sopan

“Kesimpulan sementara korban meninggal tidak wajar dan diduga kuat akibat mengalami kekerasan. Korban diduga dicekik dan dipukul sama diikat tali tangannya. Saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan,” jelasnya.

Sempat Minta Ibunya Setrika Baju

Sementara itu, keluarga tak menduga Santi Defi Malau pergi secepat itu untuk selama-lamanya. Santi merupakan anak keempat dari enam bersaudara.

Korban warga Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah. Wanita berhijab ini lahir 15 November 1993 di Sibabangun.

Sebelum meninggal, ibunya sempat diminta korban untuk menyetrika bajunya yang akan dipakai untuk menghadiri pesta pernikahan temannya di Padangsidimpuan pada Minggu besok.

“Pada Jumat malam, sekitar jam 8 malam, Santi pulang ke kos usai menghadiri acara halal bihalal bersama teman kantornya dan sempat mengajak satu orang temannya untuk tidur di kos-kosannya. Namun, temannya itu tak jadi menemani,” kata salah seorang keluarga korban di rumah duka saat dilansir Smartnewstapanuli.com.

Keluarga korban juga menyebut, bahwa Santi sempat memberi sebuah jam dan kemeja kepada ayahnya. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku pembunuhan karyawan Bank Syariah Mandiri Tapanuli Tengah tersebut.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here