Gubri Syamsuar Laporkan Suporter PSPS Riau, Curva Nord ke Polda

Gubernur Riau, Syamsuar melalui Biro Hukum Setdparov Riau melaporkan suporter PSPS Riau, Curva Nord ke Polda Riau karena telah menghinanya dengan sebutan nama binatang usai pertandingan PSPS Riau dengan PSMS Medan beberapa waktu lalu.

42
gubri syamsuar
Suporter PSPS Riau, Curva Nord. (foto : kitakini.news/ferry anthony)

Kitakini.news – Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar melalui Biro Hukum Setdaprov Riau melaporkan suporter PSPS Riau, Curva Nord ke Polda Riau, Selasa (25/6/2019). Alasannya karena Gubri Syamsuar tidak terima dengan yel-yel yang diteriakkan suporter PSPS Riau dengan kata-kata menghina Gubernur Riau usai laga antara PSPS melawan PSMS Medan akhir pekan lalu.

“Baru kali ini seumur hidup saya, ada orang yang mengubah saya dengan kata-kata binatang. Dan ini tidak bisa saya terima dan laporan itu memang saya yang nyuruh,” ujar Syamsuar.

Gubri menegaskan, ini pelajaran bagi suporter agar tidak melakukan hal yang sama apalagi terhadap orang tua. Dan cukup bagi dirinya saja yang mendapatkan perlakuan yang tidak sepantasnya dari suporter.

Baca Juga : Suporter Geruduk Kantor Gubri, Berharap Syamsuar Peduli PSPS

Karo Hukum Pemprov Riau, Nelly Wardani, melalui Kepala Sub Litigasi Pemprov Riau, Yan Dharmadi, Selasa (25/6/2019) siang, mengatakan gubernur yang memerintah agar melaporkan suporter Riau tersebut. Dalam aduan ini, pihaknya melaporkan Dolly Sandafic, selaku koordinator massa aksi Suporter PSPS Riau. Sesuai Pasal 315 KUHP pidana tentang penghinaan ringan.

“Sesuai arahan pimpinan, hari ini kita sudah membuat pengaduan ke Polda Riau. Kita berharap pengaduan diproses lebih lanjut,” ungkap Yan Dharmadi.

Ketika disinggung mengenai penyelesain secara kekeluargaan karena pihak Curva Nord sudah menyatakan permintaan maaf saat audiensi dengan Wakil Gubernur Riau, Yan Dharmadi menegaskan semua tergantung Gubernur karena gubernur yang minta untuk dilaporkan.

Terkait Laporan Gubri Syamsuar, Curva Nord Siapkan 15 Pengacara dari LBH

Menanggapi soal laporan hukum tersebut, salah satu Anggota Curva Nord, Isan, mengatakan bahwa hal tersebut tidak begitu ditanggapi karena Curva Nord sudah melakukan hearing dengan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.

“Kita sudah sampaikan keinginan kita untuk PSPS, termasuk permohonan maaf secara langsung atas sikap-sikap yang kita lakukan,” ujar Isan.

Namun demikian, pihak Curva Nord sendiri juga telah bersiap jika harus menempuh jalur hukum. Isan mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 15 orang pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tuah Negeri Nusantara Pekanbaru.

Kontributor : Ferry Anthony

Editor : M. Tanjung

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here