Diajak Berkoalisi, Ketua DPP Gerindra Bilang Akan Tetap Jadi Oposisi

Joko Widodo mengajak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bergabung membangun negara, namun Ketua DPP Gerindra, Habiburokhman mengungkapkan Partai Gerindra akan tetap menjadi oposisi dalam lima tahun ke depan.

287
gerindra diajak berkoalisi
Ketua DPP Gerindra, Habiburokhman. (foto : detik.com)

Kitakini.news – Partai Gerindra diajak berkoalisi untuk ikut membangun negara dalam lima tahun ke depan. Namun, sepertinya Partai Gerindra akan tetap menjadi oposisi. Sebagai oposisi, Partai Gerindra akan mengkritisi kinerja pemerintah yang dianggap tidak baik. Namun, akan tetap mendukung kinerja pemerintah bila dianggap baik.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP Gerindra, Habiburokhman sebagaimana dilansir dari detik.com, Senin (1/7/2019).

“Jadi gini, konteks umum itu bagus sekali, kalau kita ditanya apakah itu (menyambut baik) berpartai koalisi dan bukan oposisi? Nah itu kan bukan maksud Saya, tapi Saya ingin katakan secara umum komitmen Partai Gerindra adalah mendukung apapun yang baik, termasuk kebijakan-kebijakan Pak Jokowi kita akan dukung, dan kita akan mengkritisi apa yang kurang baik dan tidak baik, jadi standar kita,” papar Habiburokhman.

Intinya, Habiburokhman menambahkan bahwa Partai Gerindra akan tetap menjadi oposisi, dengan mengkritisi kebijakan pemerintah yang kurang baik.

“Saya pikir positif ya, apa yang disampaikan menurut kita positif ya, bahwa memang…. dan pasti apa yang disampaikan Pak Prabowo di berbagai kesempatan, jadi bahwa kita ini perlu membangun bangsa secara bersama-sama, bukan hanya satu saja, ya itu semangat yang bagus,” ungkapnya.

Sebelumnya, Anggota Dewan Majelis Syuro PKS, Aboe Bakar Alhabsyi mengungkapkan bahwa posisi oposisi sangat penting. Aboe Bakar Alhabsyi pun menyakini Partai Gerindra tidak mau berkoalisi dengan pemerintah.

“Jadi sebenarnya posisi ini (oposisi) sangat mulia. Karena berfungsi menjaga keseimbangan. Karena keseimbangan sepeda diperoleh dengan berjalannya roda. Demikian juga demokrasi dan pemerintahan kita,” ungkap Alhabsyi.

Baca Juga : Pidato Prabowo, Walau Kecewa Tapi Tetap Hormati Putusan MK

Gerindra Diajak Berkoalisi, Joko Widodo : Saya Mengajak Prabowo-Sandi Bangun Negara

Diketahui, Joko Widodo akan mengajak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara. Karena menurut Joko Widodo, membangun negara harus dilakukan bersama dan tidak bisa dilakukan oleh satu dua orang dan kelompok tertentu.

“Saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini,” papar Joko Widodo dalam pidatonya setelah penetapan presiden terpilih di gedung KPU, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here