Rekonsiliasi Prabowo Subianto-Joko Widodo, Pulangkan Habib Rizieq dan Bebaskan Tokoh Pendukung Prabowo

Syarat rekonsiliasi yang diajukan selain memulangkan Habib Rizieq Shihab ke tanah air, juga membebaskan seluruh tokoh pendukung Prabowo Subianto dari jeratan hukum.

1572
rekonsiliasi prabowo subianto-joko widodo
Prabowo Subianto (kanan) Joko Widodo (kiri). (foto : jawa pos)

Kitakini.news – Selain memulangkan Habib Rizieq Shihab ke tanah air, syarat lain agar rekonsiliasi Prabowo Subianto-Joko Widodo terlaksana yakni meminta tokoh pendukung Prabowo dibebaskan.

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani membenarkan syarat rekonsiliasi pasca Pilpres 2019 yang diajukan kepada Presiden Joko Widodo tersebut.

“Ya keseluruhan (pemulangan Rizieq Shihab), bukan hanya itu. Tapi keseluruhan bukan hanya itu. Kemarin kan banyak ditahan ratusan orang. Lagi diproses-proses. Ya segala macamlah ya,” papar Ahmad Muzani sebagaimana dilansir dari kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Menurut Muzani, rekonsiliasi merupakan langkah yang tepat untuk saling menghilangkan rasa dendam. Langkah ini juga dapat dijadikan ajang untuk proses islah atau perdamaian.

“Islah yang sekarang harus dilakukan itu harus meniadakan dendam. Harus meniadakan bahwa Saya pemenang dan kamu yang kalah. Saya penguasa, kamu yang dikuasai. Saya yang benar kamu yang salah sehingga islah itu tidak akan terjadi kalau dendam yang seperti itu masih terjadi,” papar Muzani.

Sebelumnya, rencana pemulangan Habib Rizieq sempat dilontarkan oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahni mengungkapkan rekonsiliasi Jokowi-Prabowo bisa menjadi ajang yang tepat untuk memulangkan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.

Hal itu diungkapkannya melalui akun Twitternya, @Dahnil Anzar, Jumat (5/7/2019).

“Ini pandangan Saya. Bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya, yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Rizieq kembali ke Indonesia,” ungkap Dahnil melalui akun Twitternya itu.

Melalui cuitannya itu, Dahnil Anzar Simanjuntak juga mengajak untuk menghentikan upaya kriminalisasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk saling memaafkan.

“Setop upaya kriminalisasi, semuanya saling memaafkan,” ungkapnya.

Dahnil juga mengajak seluruh pihak untuk membangun toleransi yang otentik dan meminta agar menghentikan segala bentuk narasi stigmatisasi radikalis.

“Kita bangun toleransi yang otentik, setop narasi-narasi stigmatisasi radikalis dll,” ujar Dahnil.

Baca Juga : Terkait Tulisan Terima Kasih Pak Jokowi, Dua Politisi Ini Minta Dirut Garuda Indonesia Dipecat

Fadli Zon : Rekonsiliasi Prabowo Subianto-Joko Widodo Tidak Perlu

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon menyatakan bahwa rekonsiliasi antara Prabowo-Jokowi itu tidak perlu dilakukan. Menurut Fadli Zon, istilah rekonsiliasi itu hanya digunakan setelah perang.

“Memangnya kami perang, ada rekonsiliasi. Ini kan satu kontestasi ya, Jadi harus kita anggap sebagai hal yang biasa dalam pertarungan kompetisi dan semua kan sudah disampaikan termasuk yang memprotes kecurangan dan lain sebagainya. Jadi sebenarnya istilah rekonsiliasi adalah istilah yang salah. Rekonsiliasi untuk apa wong kita memang di dalam demokrasi bersaing berkompetisi gitu,” papar Fadli Zon.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here