Empat Sindikat Perampok Diringkus, Satu Diantaranya Polisi Aktif

Polda Sumut berhasil mengamankan 4 orang sindikat perampok dan ironisnya satu diantara sindikat perampok itu merupakan polisi aktif yang bertugas di Polrestabes Medan.

848
sindikat perampok
Wadirreskrimum Polda Sumut AKBP Donald P Simanjuntak (tiga kiri) saat memberikan keterangan terkait kasus perampokan, dimana satu diantara pelaku merupakan polisi. (Kitakini.news/Syahrial Siregar)

Kitakini.news – Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut meringkus 4 sindikat perampok. Satu diantaranya polisi aktif yang bertugas di Polrestabes Medan. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam buruan petugas.

Para pelaku ditangkap atas laporan korban, M Imam Syahfii (28). Korban merupakan warga Jalan H Jalal, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Sergei dengan nomor LP/1709/K/VI/2019/SPKT Percut.

“Dalam laporannya, korban yang merupakan juru parkir mengaku kalau pelaku merampas sepeda motornya sambil menodongkan senjata air soft gun. Pada 28 Juni 2019, korban yang sedang bekerja didatangi oleh para pelaku,” ujar Wadirreskrimum Polda Sumut, AKBP Donald P Simanjuntak, Kamis (11/7/2019).

Dijabarkan Donald, para pelaku yang berjumlah 6 orang datang menggunakan mobil minibus warna silver. Kemudian para pelaku lainnya mengaku polisi. Korban yang sedang duduk diatas sepeda motornya kemudian dituduh sebagai bandar Narkoba, sambil mengancam korban dengan air soft gun.

“Dengan tangan diborgol dan kepala dititupi kain goni, korban dimasukkan ke mobil. Sementara sebagian pelaku membawa motor milik korban. Kemudian korbannya diturunkan di Lapangan Ladon Kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan,” ungkap Donald.

Merasa tidak pernah berkecimpung dalam sindikat Narkoba dan merasa dirugikan, sebut Donald, korban kemudian membut laporan ke pihak kepolisian.

“Setelah laporan itu, kita melakukan penyelidikan. Kami mendapat informasi salah satu pelaku atas nama Andi Syahputra (30) warga Jalan Pelikan Percut Sei Tuan berada di Jalan Asia Medan. Kemudian polisi melakukan pengejaran dan menangkap pelaku,” ungkap Donald.

Mantan Kapolres Binjai itu menuturkan, polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap dua pelaku lagi atas nama Muda Remaja Parlis alias Parlis (37) warga Jalan Wasano Medan Timur dan Gokroha Saut Sangkapta Manalu (37) warga Jalan Garuda Kecamatan Percut Sei Tuan yang merupakan anggota Polri aktif di Pasar V Tembung.

Baca Juga : Polsek Percut Sei Tuan Lamban Tangani Kasus Warga Tembung Tewas Dipukul Botol

“Kemudian kita interogasi dari dua pelaku dan berhasil menangkap pelaku lainnya bernama M Rahul (26) warga Jalan Mayjend Sutoyo Kecamatan Medan Barat. Tersangka Rahul kita tangkap di kediamannya,” ungkap Donald.

Sindikat Perampok Gunakan Soft Gun untuk Merampok

Dikatakan Donald, dari penangkapan Rahul pihaknya menyita dua pucuk senjata airsoft gun dari rumahnya. Senjata itulah digunakan pelaku beraksi.

“Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku (S dan B) diantaranya sebagai penadah. Untuk sementara laporannya satu orang masih kita telusuri lagi apakah ada korban lainnya. Untuk para pelaku, dikenakan pasal 365 ayat 1 dan 2 dengan ancaman 12 tahun penjara,” pungkas Donald.

Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak menambahkan, satu dari empat pelaku yang diamankan merupakan polisi aktif.

“Benar. Satu dari empat pelaku merupakan polisi aktif,” pungkas Maringan.

Reporter : Syahrial Siregar
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here