Polda Sumut Gagalkan Peredaran Sabu Sebanyak 59 Kg

35
peredaran sabu
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto (tengah) didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Hendri Marpaung dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, memberikan keterangan terkait pengungkapan 59 kg sabu. (Kitakini.news/Syahrial Siregar)

Kitakini.news – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut menggagalkan peredaran sabu dengan total barang bukti sebanyak 59 Kg. Barang haram itu diamankan dari 7 tersangka dalam pengungkapan di sejumlah lokasi di Sumut.

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, 59 Kg sabu itu masuk dari negara Malaysia. Barang haram itu sebelumnya dipasok dari sejumlah negara seperti Taiwan, Myanmar dan China.

Dikatakan Mardiaz, selain sabu sebanyak 59 Kg, turut pula diamankan 7 tersangka, masing-masing dengan inisial RS, A, MAA, R alias T, J, S dan H.

“Dari 7 tersangka, 4 diantaranya yakni RS, MAA, S dan H harus diberi tindakan tegas di kakinya karena berupaya melarikan diri,” ujar Mardiaz, Kamis (11/7/2019).

Mardiaz menuturkan, penangkapan pertama dilakukan terhadap RS di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Medan Petisah, persis di rumah makan Simpang Raya, Minggu (27/6/2019) pukul 12.00 WIB. Dari RS, petugas menyita barang bukti 3 Kg sabu yang dikemas dalam plastik teh warna hijau emas Guanyinwang.

“RS mengaku kalau dia berangkat dari Tanjungbalai bersama tersangka A menggunakan Kereta Api. Kemudian dilakukan pengejaran dan penangkapan terhadap A di Hotel Transit Jalan Gajah Mada, Petisah,” jelas Mardiaz.

Saat diperiksa, RS dan A mengaku masih ada menyimpan 7 bungkus sabu lagi di Tanjungbalai. Petugas pun langsung berangkat ke Tanjungbalai dan menemukan 7 Kg sabu berbungkus teh Guanyingwang. Tersangka berinisial A ini mengaku menerima 10 Kg sabu itu dari orang yang tidak dia kenal atas suruhan U (DPO) di daerah Bagan Asahan.

“Saat dilakukan pengembangan di kota Tanjung Balai, RS mencoba melarikan diri. Petugas pun menembak kakinya dibagian sebelah kiri,” ungkap Mardiaz.

Baca Juga : Empat Sindikat Perampok Diringkus, Satu Diantaranya Polisi Aktif

Peredaran Sabu 58 Kg, Polda Sumut Lakukan Pengembangan

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung menambahkan dari hasil keterangan RS dan A, petugas kembali melakukan pengembangan. Pihaknya pun berhasil menangkap MAA di Jalan Mesjid I Desa Sekip Lubuk Pakam, Minggu (7/7/2019) sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

“Darinya kami peroleh 5 Kg sabu yang dibungkus kemasan Chines Tea Gift warna merah. Namun pada saat pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya, MAA mencoba melarikan diri. Sehingga harus diberi tindakan tegas terukur di kaki sebelah kanannya,” ujar Hendri.

Dari hasil interograsi dan analisa kasus MAA, sebut Hendri, petugas kembali melakukan pengembangan dengan menangkap tersangka R alias T dan J. R ditangkap di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Medan Baru, Senin (8/7/2019) sore. Dari keduanya, petugas mendapatkan 2 goni plastik berisi 40 bungkus sabu kemasan Guan Yinwang seberat 40 Kg.

“Dari interogasi yang dilakukan, diperoleh lagi informasi bahwa S dan H memiliki sabu di Jalan Ring Road/Gagak Hitam Medan. Pada pukul 20.00 WIB, keduanya berhasil ditangkap bersama 1 goni plastik berisikan 4 bungkus sabu kemasan Guan Yinwang seberat 4 Kg. Pada saat pengembangan, tersangka S dan H mencoba melarikan diri. Sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur di kaki sebelah kiri mereka,” pungkas Hendri.

Atas perbuatannya, ujar Hendri, ketujuh tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya berupa pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Baca Juga : Polsek Percut Sei Tuan Lamban Tangani Kasus Warga Tembung Tewas Dipukul Botol

Hendri menuturkan, dengan tertangkapnya barang bukti ini, pihaknya menakar bisa menyelamatkan 590.000 anak bangsa dengan asumsi 1 gram sabu untuk 10 orang pengguna.

Reporter : Syahrial Siregar
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here