Pelaku Pembunuhan Adik Ipar Menaruh Dendam Sejak Lama

Keterangan baru didapat dari pelaku pembunuhan terhadap adik ipar. Ternyata sang pelaku sudah menaruh dendam cukup lama terhadap korban yang dia habisi secara membabi-buta.

175
pembunuhan adik ipar
TTN, pelaku pembunuhan adik ipar di Padang Lawas Utara (Paluta). (Foto : Polsek Padang Bolak)

Kitakini.news – Setelah melakukan interogasi mendalam terhadap tersangka TTN, Polsek Padang Bolak akhirnya menyimpulkan jika aksi pembunuhan berencana terhadap adik ipar sendiri, Rinto Harahap (27) dilakukan setelah lama menyimpan dendam kepada korban.

Kapolsek Padang Bolak, AKP Zulfikar, mengatakan, hal itu didapat penyidik setelah tersangka memberikan keterangan, pasca sadar dari halusinasi narkoba.

“Jadi tersangka ini sudah menaruh dendam kepada korban sejak lama. Bisa dibilang sejak Lebaran (Idul Fitri) kemarin. Dulu, menurut cerita tersangka, atas pertolongannya lah si korban bisa membuka grosir seperti sekarang ini. Jadi tersangka yang merekomendasikan kepada neneknya agar korban diberikan pinjaman dana,” ujar AKP Zulfikar saat dikonfirmasi, Sabtu (13/7/2019).

Kemudian, kata Zulfikar, seiring berjalannya waktu, korban dinilai semakin sombong. Hal itu disinyalir terjadi setelah kehidupan korban lebih baik dari sebelumnya. Di situlah, kata Zulfikar, tersangka mulai dibalut rasa ingin menghabisi nyawa korban.

“Makin ke sini, korban juga sering mengintip aktivitas tersangka. Tersangka bilang, pernah suatu hari, dia ribut dengan istrinya. Kemudian karena rumah mereka berdekatan, korban datang dan membela istri tersangka. Macam-macamnya (sepertinya) korban menaruh rasa suka kepada istri tersangka. Tapi kita tidak ke sana mendalaminya,” ucap Zulfikar.

Kepada penyidik, kata Zulfikar, tersangka menyesali perbuatannya. Tersangka mengaku linglung setelah membunuh korban. Dia pergi ke sawah untuk menenangkan diri, sebelum akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Baca Juga : Kejam! Ayah Tega Pukul Kepala Dua Anaknya yang Masih Balita dengan Gagang Cangkul

“Jadi tersangka dimintai keterangannya saat sudah sadar dari pengaruh narkoba. Senin (15/7/2019) baru kita cek urine menunggu dari Labfor Narkoba Polres Tapsel,” ucapnya.

Zulfikar menegaskan, berdasarkan pengakuan tersebut, penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana.

Tersangka Pembunuhan Terhadap Adik Ipar Habisi Korban dengan Membabi-Buta

Zulfikar, mengatakan, pelaku menghabisi nyawa korban dengan membabi-buta. Awalnya, Kamis (11/7/2019) malam, korban kembali mengintip aktivitas tersangka. Hal itulah yang membuat kekesalan tersangka memuncak Jumat (12/7/2019) pagi. Apa lagi kata tersangka, korban selama ini kerap merendahkan harga dirinya.

Dengan rasa dendam itu tersangka mendatangi korban dengan menyerang membabi-buta.

Baca Juga : Geger, Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai Deli Tanpa Identitas

“Saat itu tersangka hendak pergi ke kebun. Egrek (pisau memanen sawit) sudah dia asah. Di saat itulah tersangka mendatangi grosir dan langsung menghabisi nyawa korban dengan membabi buta,” ungkap Zulfikar.

Reporter : Syahrial Siregar

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here