Dinas Kebudayaan Ajak Generasi Muda Lestarikan Tari Serampang Dua Belas

Dinas Kebudayaan Kota Medan mengajak generasi muda untuk melestarikan seni budaya melalui perlombaan Tari Serampang Dua Belas dan perlombaan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Medan.

72
tari serampang dua belas
Pembukaan Lomba Tari Serampang Dua Belas yang di Merdeka Walk, Medan, Sabtu (13/7/2019). (foto : dinas kebudayaan medan)

Kitakini.news – Dinas Kebudayaan Kota Medan mengajak para generasi muda untuk melestarikan budaya, dengan menggelar Lomba Tari Serampang Dua Belas. Perlombaan itu digelar di Merdeka Walk, Sabtu (13/7/2019).

Sejumlah muda-mudi Kota Medan antusias mengikuti perlombaan yang dibagi ke dalam kategori Muda-mudi dan Mudi-mudi. Selain itu, ada juga kategori Raja-ratu.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan, OK Zulfi mengungkapkan sebagai suku asli di Kota Medan, Budaya Melayu tetap eksis dan bahkan berkembang. Hal itu karena, secara turun temurun, budaya Melayu tetap dilestarikan.

“Muda-mudi yang mengikuti lomba tari seni budaya ini akan menjadi estafet untuk meneruskan budaya Melayu di Kota Medan,” ungkapnya saat memberikan kata sambutan.

OK Zulfi menambahkan lomba tari seni budaya tersebut harus terus dipertahankan. OK Zulfi pun berencana akan meningkatkan anggaran Dinas Kebudayaan untuk menggelar lombat tari budaya yang lebih besar lagi.

“Ini harus kita pertahankan. Kedepannya, bila anggaran kita bertambah, akan kita buat lomba yang lebih besar lagi,” ungkapnya.

Karena menurut OK Zulfi hal itu bisa menjadi sarana untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik asing maupun lokal ke Kota Medan.

Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, OK Zulfi menambahkan Kota Medan juga dikenal sebagai miniatur Indonesia. Karena masyarakatnya yang multi etnik. Alangkah sayangnya, bila masyarakat yang multi etnik tidak dimanfaatkan untuk menarik wisatawan ke Kota Medan.

“Selain untuk melestarikan budaya, ini bisa menjadi daya tarik untuk menarik wisatawan berkunjung ke Kota Medan,” pungkasnya.

Lomba tari yang diikuti 15 pasangan muda-mudi itu memperebutkan total hadiah Rp 20 juta. Para peserta pun terlihat profesional dalam membawakan sejumlah rangkaian tari Melayu seperti Kuala Deli, Mak Inang Pulau Kampai dan Serampang Dua Belas.

Lomba Tari Serampang Dua Belas, Kompetisi Estetik Warga Medan

Ketua Dewan Juri Lomba Tari Serampang Dua Belas, DR M Takari mengungkapkan Lomba tari itu merupakan bentuk kompetisi estetik kesenian warga Kota Medan.

“Ini bagian dari upaya untuk melestarikan budaya kita,” ungkap Akademisi dari Universitas Sumatera Utara itu.

DR Takari menambahkan hal-hal yang dinilai dalam perlombaan tersebut diantaranya ragam, irama, rentak, gaya dan ekspresi, penampilan dan harmoni secara keseluruhan.

“Kategori yang diperlombakan adalah Muda-mudi, Mudi-mudi dan kategori Raja- Ratu,” paparnya.

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here