Dugaan Kasus Makar Kivlan Zein, Menhan Berharap Penahanannya Ditangguhkan

Menhan, Ryamizard Ryacudu mengharapkan penahanan Kivlan Zein bisa ditangguhkan dan Ryamizard pun bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan Kivlan Zein tersebut.

52
kasus makar kivlan zein
Menhan, Ryamizard Ryacudu (tiga kiri) saat jumpat pers di Kantor Menhan, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2019). (foto : detik.com)

Kitakini.news – Terkait kasus makar Kivlan Zein, Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu bersedia untuk menjamin penangguhan penahanannya. Ryamizard Ryacudu pun mengharapkan agar penahanan Kivlan Zein ditangguhkan terkait kasus yang dialaminya, dugaan kasus makar dan kepemilikan senjata api.

“Saya tidak ada kemampuan ke situ (terkait hukum). (Kalau) nanti dipaksakan begitu, Saya melanggar hukum, melanggar apa segala macam, Saya nggak mau itu. Tapi untuk berharap dia ditangguhkan (penahanan), ya harapan kita semua. Itu aja,” papar Ryamizard di kantor Kementrian Pertahanan, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir detik, Senin (29/7/2019).

Walau demikian, Ryamizard Ryacudu tidak ingin mencampuri masalah penanganan hukum Kivlan Zein. Ryamizard Ryacudu pun mengaku tak ingin ikut campur terkait putusan praperadilan yang diajukan oleh Kivlan Zein.

Terkait hal itu, Kivlan Zein mengajukan permohonan praperadilan melawan Polda Metro Jaya dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal. Kivlan meminta hakim praperadilan menyatakan status tersangkanya tidak sah karena tidak sesuai prosedur.

“Begini, apa pun yang diminta dengan Saya itu pasti Saya kabulkan. Tetapi kan sudah Saya sampaikan masalah hukum, masalah politik, Saya tidak ada kemampuan ke sana. Ini sudah masalah politik ini, orang bermain politik Saya masuk, wah bahaya Saya,” ujarnya.

Sebelumnya, Ryamizard Ryacudu mengaku optimis Kivlan Zein akan dibebaskan. Karena menurut Ryamizard kasus yang dihadapi Kivlan Zein tidak terlalu bermasalah.

“Polisi akan membahas cepat atau lambat. Tapi yang jeas, dia (Kivlan Zein) pasti akan dikeluarkan juga,” ungkap Ryamizard sebagaimana dilansir detik, Kamis (25/7/2019).

Baca Juga : Kasus Penyerangan Novel Baswedan Jadi Perhatian Dunia

Diketahui sebelumnya, Kivlan Zen melalui kuasa hukumnya mengajukan surat permohonan kepada Menhan agar bersedia menjadi penjamin dalam penangguhan penahanan Kivlan Zein. Menhan menyebut permintaan itu merupakan hak dari Kivlan.

Dugaan Kasus Makar Kivlan Zein

Sementara itu, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang pembacaan putusan praperadilan Kivlan Zein, Selasa (30/7/2019).

“Hari Selasa, tanggal 30 Juli, putusan akan dibacakan, insya Allah jam 10.00 WIB,” papar Hakim Tunggal, Achmad Guntung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir cnnindonesia, Sabtu 927/7/2019).

Terpisah, Kuasa hukum Termohon, Nova Irone Surentu mengungkapkan bahwa pihaknya optimis gugatan Kivlan Zein akan ditolak oleh majelis hakim.

“Karena kita optimis ya, ya permohonannya ditolak,” papar Nova usai sidang kesimpulan.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here