Pemuda Tabrak Pohon di Halaman Gereja di Simalungun Sumut dan Tewas, Diduga tak Hati-Hati

Diduga kurang hati-hati dan berkendara dengan kecepatan tinggi seorang pemuda asal Tanah Karo menabrak pohon di halaman sebuah gereja di Simalungun dan meninggal dunia seketika.

355
tabrak pohon pemuda meninggal seketika
Jasad korban kecelakaan tunggal tabrak pohon di Simalungn saat dievakuasi petugas dibantu beberapa warga, Minggu (11/8/2019). (Foto : Polres Simalungun)

Kitakini.news – Seorang pemuda pengendara motor, tabrak sebatang pohon di Halaman Gereja di Simalungun, Sumut dan meninggal seketika. Korban, Adi Putra Simangunsong (29), warga Tanah Karo itu, menabrak pohon di halaman Gereja Katholik St. Antonius Padua, Tigaraja, Minggu (11/8/2019) sekitar pukul 05.30 pagi WIB.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Saribudolok-Kabanjahe, Nagori Tigaraja, Kecamatan Pematang Silimahuta, Simalungun.

Kanit Laka Polres Simalungun, Iptu Amir Mahmud mengatakan, kejadian bermula saat pemuda yang mengendarai motor Honda Sonic BK 6072 SAE bergerak dari arah Kabanjahe menuju Saribudolok dengan kecepatan tinggi.

Korban tewas yang beralamat di Desa Guru Banua, Kecamatan Munthe, Tanah Karo itu disebutkan hilang kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi.

“Diduga tidak hati-hati di jalan tikungan ke kanan, korban hilang kendali dan menabrak pohon yang berada di beram jalan sebelah kiri,” ujar Amir melalui aplikasi pesan WhatsApp, Senin (12/8/2019) pagi.

Amir mengatakan, seorang saksi mata, Sumanto Sipayung (40) yang melihat kejadian itu mengaku, tiba-tiba saja sepeda motor tersebut menabrak pohon yang berada di halaman gereja. Setelah menabrak, korban mengalami bonyok pada bagian kepala sebelah kanan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pada persitiwa kecelakaan tunggal itu, sepeda motor korban rusak dengan persentase kerusakan sebesar 65 persen.

Baca Juga : Kesal Istri dan Mertua Dihina, Seorang Pria di Deliserdang Bunuh Abang Iparnya

Pemuda Tabrak Pohon dan Meninggal Seketika saat Lalu-lintas Sepi

Amir juga mengatakan, saat kejadian itu berlangsung arus lalu-lintas masih sepi. Oleh karena itu kata dia, pandangan pengendara terbatas, ditambah lagi cuaca saat itu mendung.

“Lokasi kejadian merupakan daerah pemukiman penduduk,” kata Amir.

Amir menjelaskan, jalan itu merupakan jalan provinsi dengan lebar jalan 6.00 meter. Kondisi jalan beraspal Hotmix. Selain itu, kondisi jalan rata, dengan tikungan ke kanan Jalan kabanjahe-Saribudolok, pandangan terbatas. Namun kata dia marka jalan tidak terputus di badan jalan. “TKP arus lalu-lintasnya dua arah,” ungkapnya.

Baca Juga : Pengemudi Sepeda Motor Nyaris Tewas Ditabrak Truk di Patumbak

Usai kejadian, jasad korban diboyong ke RS Djasamen Saragih Pematang Siantar.

“Jasad korban diboyong ke kamar mayat RS Djasamen Saragih Pematang Siantar, sebelum dibawa keluarga ke rumah duka,” pungkas Amir.

Reporter : Syahrial Siregar
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here