Siswa SMA di Langkat Tewas Dibunuh Teman Sendiri

Pelaku nekat menghabisi nyawa temannya sendiri tersebut karena korban yang tak sanggup membayar hutangnya Rp 1.050.000.

180
tewas dibunuh teman sendiri
Kasat Reskrim Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa (dua kanan) saat membawa pelaku ke rumah sakit Putri Bidadari untuk perawatan medis. (foto Polres Langkat).

Kitakini.news – Seorang siswa kelas 2 SMA di Langkat, Sumatera Utara tewas dibunuh teman sendiri hanya karena masalah utang piutang. Pelaku berisinial DS (22) warga Langkat ini, nekat menghabisi nyawa temanya RW (17) karena kesal korban tidak sanggup membayar hutang. DS menghabisi RW dengan meggunakan pisau, lalu membuang jasadnya di sebuah sumur tua yang letaknya tidak jauh di tempat kejadian.

Kasat Reskrim Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa mengatakan peristiwa terjadi Jum’at (9/8/2019) lalu di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat.

Dari pengakuan tersangka, proses pembunuhan terjadi karena tersangka kesal dengan korban yang tak sanggup membayar hutangnya Rp 1.050.000. Saat meminjam korban beralasan untuk biaya berobat ibunya.

Kemudian tersangka melakukan rencana pembunuhan. Tersangka mengajak korban untuk memancing di Parit Kelingking yang berada di Desa Sumber Jaya Jum’at (9/8/2019). Saat itu tersangka sudah menyiapkan sebilah pisau dapur untuk menghabisi RW.

“Kemudian korban dan pelaku ribut mulut selanjutnya pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kanannya. Kemudian korban membalas memukul pelaku selanjutnya pelaku dan korban berkelahi dengan bergumul,’’ ujar Fathir kepada wartawan, Senin (12/8/2019).

Selanjutnya, setelah terjadi pergumulan keduanya sempat saling bangkit. Namun pelaku lebih cekatan dalam berkelahi dan langsung menendang dada korban hingga terjatuh dan kepalanya terbentur pohon sawit sampai berdarah.

“Selanjutnya oleh pelaku diambil pisau yang telah disiapkan di pinggang pelaku, kemudian pelaku tusuk di atas pinggang korban dan korban langsung tidak sadarkan diri,” ujar Fathir.

Usai menghabisi nyawa korbannya, Dedek mendorong jasad RW ke sebuah sumur tua yang berada di dekat TKP. Setelah itu Dedek pulang mengambil goni (karung) dan cangkul untuk menutupi tubuh korban dengan goni tersebut.

“Dia juga mengeruk (menimbun) korban dengan menggunakan tanah yang dicangkulnya. Pelaku juga menutupi sepeda motor Scorpio milik korban dengan menggunakan pelepah sawit yang ada di TKP selanjutnya pelaku pulang,” ujar Fathir.

Baca Juga : Seorang Suami di Deliserdang Aniaya Istri Pakai Borgol Hingga Luka Serius

Sabtu (10/11/2019), pelaku kembali ke TKP untuk memprotoli motor korban.

Jasad korban sendiri berhasil ditemukan oleh warga dan langsung menghubungi pihak kepolisian.

Pelaku Berhasil Ditangkap di Rumahnya

Mendapat laporan pembunuhan polisi bertindak cepat, tepat pada Minggu (11/8) Agustus sekira pukul 01.00 Dedek berhasil diringkus dirumahnya yang berada di Dusun V Desa Sumber Jaya Kecamatan Serapit.

“Pelaku melakukan perlawanan saat di tangkap sehingga dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku, kemudian dibawa ke rumah sakit Putri Bidadari untuk perawatan medis,” ujar Fathir.

Selanjutnya saat ini, pelaku dibawa ke Polres Langkat untuk proses lebih lanjut.

“Ancaman hukumannya, hukuman mati. Pasal 340 kemudian dikenakan undangan-undang perlindungan anak,” ujar Fathir.

Sementara itu Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan mengucapkan terima kasih atas bantuan masyarakat memberikan informasi kepada polisi terhadap kasus siswa SMA tewas dibunuh teman sendiri tersebut.

Baca Juga : Remaja Asal Tebingtinggi Dikabarkan Hilang Sejak Sabtu, Ini Fotonya!

“Keamanan adalah kebutuhan kita bersama, segera laporkan apabila masyarakat mengetahui suatu kejahatan, atau menemukan hal hal Yang mencurigakan kepada Anggota Polri dimanapun berada,” ujar Doddy.

Kontributor : Edo
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here