Padamkan Karhutla di Riau, Panglima TNI akan Kerahkan Pesawat Hercules

Untuk mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau, Panglima TNI akan mengerahkan pesawat Hercules untuk melakukan bom air.

21
karhutla di riau
Panglima TNI, TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (foto : gonews.co)

Kitakini.news – Padamkan Karhutla di Riau, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan segera mengerahkan pesawat Hercules untuk melakukan bom air. Hal ini diungkapkan Panglima TNI usai mendengar pemaparan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau yang dipimpin Gubernur Riau, Syamsuar terkait titik api dan upaya pemadaman kebakaran di Provinsi Riau, Senin sore (12/8/2019).

Panglima TNI juga telah mendengarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru terkait situasi prediksi cuaca di Riau.

“Kami telah mendengar pamaparan Gubernur dan BMKG terkait kondisi dan situasi titik api, termasuk upaya pemadaman,” kata Hadi Tjahjanto.

Menurutnya, berdasarkan keterangan BMKG kemungkinan curah hujan bisa dikelola dengan pembuatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada awal Oktober 2019.

“Artinya mulai bulan ini di wilayah Riau sampai awal Oktober mengalami musim kekeringan. Sehingga upaya kita bisa melaksanakan water boombing,” ujarnya.

Namun jika melaksanakan water boombing persoalan di lapangan antara lain sumber air dengan lokasi kebakaran cukup jauh.

“Tentu saja kita ada upaya-upaya untuk bisa memadamkan api itu dengan berbagai cara, diantaranya mengerahkan pesawat Hercules melaksanakan pengeboman dengan bola air. Upaya itu akan kita laksanakan sampai awal Oktober, sehingga titik api bisa kita selesaikan,” tukasnya.

Baca Juga : HUT RSUD Dr Pirngadi Medan, Wali Kota Minta Maksimalkan Pelayanan

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Daerah Terpapar Karhutla di Riau

Selanjutnya hari ini Panglima TNI dan Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian beserta rombongan direncanakan akan mengunjungi sejumlah wilayah yang terpapar Karhutla di Riau. Diantaranya Kabupaten Pelalawan yang mengalami kebakaran cukup parah sepanjang Agustus 2019 ini dan menjadi penyumbang terbesar kabut asap di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Berdasarkan laporan Satgas Karhutla Riau, lebih dari 4.900 hektare lahan yang mayoritas gambut terbakar di wilayah itu sepanjang 2019 ini. Lebih dari 2.000 hektare diantaranya terjadi dalam rentang waktu Juli hingga Agustus 2019.

Kontributor : Ferry Anthony
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here