OTT Pungli di Puskesmas Labuhanbatu, 7 Orang dan Rp 188 juta Diamankan

Kepolisian Resor Labuhan (Polres) Batu melakukan OTT terhadap tujuh orang tersangka dengan barang bukti Rp 188 juta di Puskesmas Perlayuan, Jalan Sepak Bola, Kelurahan Pulo Padang, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara.

88
ott pungli di puskesmas
Ilustrasi OTT Pungli. (foto : tribunnews)

Kitakini.news – Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tujuh orang dengan barang bukti Rp 188 juta. OTT Pungli itu dilakukan di Puskesmas Perlayuan, Jalan Sepak Bola Nomor 1, Kelurahan Pulo Padang, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Dari ketujuh orang yang diamankan, disita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 188.315.000,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja melalui pesan Whats App.

Lanjut Tatan, ketujuh tersangka, yakni MHJ (41) sebagai Kepala Puskesmas Perlayuan. MHJ merupakan warga Jalan Olahraga, Rantau Prapat, Kabupaten Labuhan Batu. Kemudian, Bendahara BOK Puskesmas Perlayuan, HM (45), warga warga Jalan Cemara, gang Akasia, Kelurahan Padang Matinggi, Kabupaten Labuhan Batu. Lalu, Bendahara JKN Puskesmas Perlayuan, SUB (33), warga Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhan Batu.

Selain itu, tiga staf Puskesmas Perlayuan, yakni SD (40), warga Jalan Pelita I, Aek Paing, Kecamatan Bilah Utara, Kabupaten Labuhan Batu. NH (42), warga Aek Paing Bawah II, Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu. Kemudian, NIR (33), warga Jalan Sempurna Perumahan Azhara Blok B, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, kabupaten Labuhan Batu.

Baca Juga : Geruduk Kantor Gojek di Medan, Ratusan Pengemudi Tuntut 5 Hal Penting Ini

Terakhir, Pejabat TKS Puskesmas Perlayuan, AFN (26). AFN merupakan warga Jalan Glugur, Gang Cempaka, Kelurahan Silandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

OTT Pungli di Puskesmas, Tujuh Tersangka Masih Dalam Tahap Penyelidikan

Hingga saat ini, sambung Tatan, ketujuh tersangka itu masih diamankan di Polres Labuhan Batu untuk penyelidikan dan pendalaman kasus.

“Ketujuh orang ini masih diamankan di Polres Labuhan Batu untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” sebutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan modus operandi yang dilakukan para tersangka. Modus itu berupa pemotongan uang senilai 25% dari jumlah yang diterima oleh pegawai dan staf di Puskesmas tersebut.

Baca Juga : Atasi Masalah Sampah, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Medan Butuh 10 Hektar Lahan TPA

“Potongannya bervariasi dan ini masih didalami kasusnya,” pungkas Tatan.

Kontributor : Dhabit Siregar
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here