Masyarakat Tanjungbalai Minta Bandar Narkoba Jaringan Internasional Dihukum Mati

Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Anti Narkoba (LAN) Kota Tanjungbalai, menggelar aksi unjuk rasa di PN Tanjungbalai, Kamis (15/8/2019). Aksi unjuk rasa diwarnai dengan membakar ban bekas.

57
unjuk rasa di pn tanjungbalai
Aksi gabungan masyarakat, aktivis dan LAN Kota Tanjungbalai di depan Pengadilan Negeri Tanjungbalai. (Foto : Ilhamsyah).

Kitakini.news – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Anti Narkoba (LAN) Kota Tanjungbalai, menggelar aksi unjuk rasa di PN Tanjungbalai, Kamis (15/8/2019), menuntut bandar narkoba jaringan internasional dihukum mati.

Aksi ini, sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tanjungbalai, yang hanya menuntut para tersangka pengedar narkoba jaringan internasional yang berhasil diamankan dengan barang bukti 15 kg sabu beberapa waktu lalu, dengan hukuman penjara hanya 19 tahun subsider 6 bulan.

Satu tersangka yang merupakan warga Malaysia pun telah disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Rabu (14/8/2019) kemarin.

“Kami menilai itu sangat tidak kontradiktif. Kasus tersebut jaringan narkoba internasional. Ada apa dengan JPU yang menuntut 19 tahun,” ujar Ilham, Ketua LAN Kota Tanjungbalai, Kamis (15/8/2019).

Menyikapi hal tersebut, warga masyarakat bersama LSM dan LAN kota Tanjungbalai kemudian memasang spanduk di pagar depan Kantor Pengadilan Negri Tanjungbalai, Rabu (14/8/2019) sore. Spanduk itu bertulisan himbauan agar majelis hakim menerapkan hukuman mati kepada para bandar narkoba.

“Peredaran narkoba sudah keterlaluan dan luar biasa. Setiap penangkapan oleh Pihak Polres Tanjungbalai, ada puluhan kilogram yang diamankan. Oleh karena itu, untuk menyelamatkan generasi bangsa setiap bandar narkoba harus dihukum mati,” tegas Ilham.

Baca Juga : Pengemudi Betor Tewas Mengenaskan Ditabrak Kereta Api Medan-Binjai

Unjuk Rasa Diwarnai dengan Aksi Bakar Ban Bekas

Melihat spanduk yang terpasang pada pagar Pengadilan Negeri Tanjungbalai, salah seorang hakim keluar dan menyuruh agar spanduk tersebut dibuka. Sebelum menyuruh, hakim tersebut sempat memfotonya.

“Jangan suudzon dengan kami. Kalian lihat nanti hasil putusannya,” ujar hakim tersebut, sambil meninggalkan massa.

Baca Juga : Grebek 3 Lokasi Kampung Narkoba, Polrestabes Medan Amankan 9 Pria dan 1 Wanita

Orasi yang di sampaikan dalam unjuk rasa di PN Tanjungbalai tersebut, yang dihadiri beberapa orator oleh masyarakat gabungan dan aktivis dan LAN Kota Tanjungbalai diiringi dengan membakar ban bekas. Mereka berharap kepada Majelis Hakim menghukum bandar narkoba jaringan internasional dengan hukuman yang seberat-beratnya atau hukum mati, karena mengingat salah seorang terdakwa adalah warga Malaysia.

Kontributor : Ilhamsyah
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here