Tinggal Menghitung Hari, Wagubsu Maksimalkan Promosi Sail Nias 2019

Pelaksanaan event Sail Nias 2019 tinggal menghitung hari dan Wagubsu, Musa Rajekshah pun siap maksimalkan promosi event bertaraf internasional agar menyedot jumlah kunjungan wisatawan asing.

34
promosi sail nias 2019
Wagubsu, Musa Rajekshah (paling kiri) mendampingi Ketua Panitia Sail Nias 2019, Yasonna H Laoly. (foto : kitakini.news/dhabit barkah)

Kitakini.news – Meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara (Sumut), khususnya ke acara Sail Nias 2019, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah akan mengkordinir 33 kabupaten kota di Sumut untuk memaksimalkan promosi Sail Nias 2019.

Karenanya, untuk meningkatkan jumlah pengunjung, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah pun berencana untuk meningkatkan promosi Sail Nias 2019.

“Saya ucapakan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mempercayakan Sumut sebagai tuan rumah ajang Sail di Nias. Karena kami yakin dengan keberlangsungan acara ini akan meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya yang berada di Kepulauan Nias. Untuk meningkatkan jumlah wisatawan, kami akan koordinasikan kepada 33 kabupaten kota se-Sumut untuk turut mempromosikan Sail Nias 2019 ini,” ujar Musa Rajekshah atau yang karib disapa Ijeck itu di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (20/8/2019).

Ijeck berharap apa yang telah dibangun di Nias ini bisa berkesinambungandan bangunan fisik yang telah dibangun bisa dirawat oleh pemerintah setempat.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly sebagai Ketua Panitia Nasional Sail Nias 2019 didampingi Musa Rajekshah meninjau lokasi event yang bakal digelar September 2019, Senin (19/8/2019). Tujuannya, untuk memastikan persiapan yang telah dilakukan. Sebab, pembukaan event bertaraf internasional itu tinggal menghitung hari.

Dalam tinjauannya, Yassona mengklaim persiapan pergelaran bertaraf international itu telah mencapai 90%.

“Secara keseluruhan untuk kesiapan acara saya lihat sudah siap, jika dipersentasikan mencapai 90%. Tinggal hal-hal kecil yang perlu kita perbaiki lagi seperti menambah umbul-umbul di Bandar Udara Binaka,” ujar Yasonna.

Secara langsung, Yasonna bersama rombongan meninjau keadaan Pelabuhan Baru Teluk Dalam, Pantai Sorake dan lokasi Bandara Silambo. Rencananya, bandar udara itu akan menjadi lokasi pendaratan Presiden RI, Joko Widodo.

“Acara tinggal menghitung hari. Di Jakarta kita sudah lakukan rapat dengan panitia pusat. Persiapan pun sudah harus selesai dengan baik. Tadi saya melihat masih ada beberapa jalan yang berlubang itu harus segera dirapikan. Keberadaan event ini berhasil atau tidaknya tergantung dari antusiasme warga dalam menyambut para turis yang nanti hadir,” ucap Yasonna, saat memimpin rapat di Kantor Bupati Nias Selatan, Jalan Arah Sorake Km 5, Teluk Dalam.

Promosi Sail Nias 2019, Pemerintah Maksimalkan Operasional Transportasi Wisatawan

Acara itu benar-benar disiapkan secara matang dan serius. Karenanya, demi memberikan kenyamanan para wisatawan, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan 31 unit bus yang akan beroperasi selama berlangsungnya Sail Nias 2019.

Dari seluruh jumlah bus itu, direncanakan sebanyak 20 unit akan beroperasi di Nias Selatan dan sisanya digunakan untuk mengantar para tamu yang berada di Gunung Sitoli. Selain itu, 6 kapal tambahan untuk moda transportasi penumpang dari Sibolga menuju Kepulauan Nias.

Karena itulah Yasonna pun berpesan pada masyarakat Nias agar mendukung suksesnya acara tersebut.

“Masyarakat agar tertib dan ramai, setidaknya masyarakat mau berkorban. Misalnya mau menggunakan rumahnya sebagai penginapan yang layak. Bila seluruh penginapan telah penuh, paling tidak buat masyarakat di sini merasa memiliki acara ini,” harap Yasonna.

Dalam Sail Nias 2019 yang akan berlangsung selama tiga bulan di 5 kabupaten/kota di Kepulauan Nias nantinya akan menampilkan 18 rangkaian kegiatan menarik. Salah satu kegiatan yang paling menarik adalah perlombaan surfing kelas dunia QS 3000. Panitia berharap melalui perlombaan itu, Kepulauan Nias akan menjadi destinasi wisata bahari dunia.

Tak hanya itu, demi menunjang wisata budaya di Kepulauan Nias, Yasonna juga berencana mengajak Presiden Joko Widodo mengunjungi Desa Adat Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan.

“Rencananya di sana beliau akan diberi gelar kebesaran adat,” ucap Yasonna.

Kabupaten Nias Selatan juga telah menyiapkan 36 hotel untuk menampung para wisatawan. Dari total, sebanyak 10 hotel terletak di Teluk Dalam dengan jumlah 156 kamar. Lalu ada 26 hotel dan homestay yang berada di Pantai Soreke dengan kapasitas kamar 100 kamar.

Kontributor: Dhabit Siregar

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here