Antisipasi Banjir di Medan, Gubernur Sumut Turun Tangan Normalisasi Sungai

Mengantisipasi terjadinya banjir di Kota Medan, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi turun tangan langsung menormalisasi Sungai Badera yang direncanakan akan dinormalisasi sepanjang 3,5 kilometer.

65
antisipasi banjir di medan
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi terjun langsung, menormalisasi Sungai Badera, Selasa (20/8/2019). (foto : kitakini.news/imam efendi)

Kitakini.news – Antisipasi banjir di Kota Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi langsung turun tangan menormalisasi Sungai Badera, Selasa (20/8/2019). Tak tanggung-tanggung, Sungai Badera selebar 12 meter itu akan diperpanjang, sepanjang 3,5 kilometer.

Normalisasi sungai Badera ini melibatkan Kodam I/BB, pihak kepolisian dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, serta pejabat daerah, yakni Kelurahan serta Kecamatan setempat, yang hadir diacara “Groud Breaking Normalisasi/Pelebaran Sungai Bedera Kota Medan Dan Deli Serdang”

Berdasarkan pantauan Kitakini News, Edy Rahmayadi langsung menaiki alat berat (Beko) sembari memberikan arahan ke supir untuk menghancurkan bangunan liar yang berdiri di Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Sesuai arahan bapak gubernur, tidak ada pilih kasih untuk penertiban bangunan-bangunan yang berdiri di zona DAS,” ungkap Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera II, Roy Pardede, kepada wartawan, Selasa (20/08/2019).

“Ini sudah kita patokkan batas-batas pelebarannya. Untuk pengerjaan Sungai Badera ini kita kerjakan sepanjang 3,5 Kilometer dengan pelebarannya seluas 12 Meter,” akunya.

Dikatakannya, panjang 3,5 Kilometer proyek pengerjaan tersebut dari Jalan Gatot Subroto, Medan tepat Makodam I/BB Dan berakhir di Gerbang Tol Helvetia.

“Untuk dana proyek normalisasi sungai Badera memakan dana sebesar 1 triliun rupiah. Target dalam proyek tersebut tahun 2019 ini akan selesai apabila tidak ada hambatan,” akunya.

Baca Juga : Tinggal Menghitung Hari, Wagubsu Maksimalkan Promosi Sail Nias 2019

Selain Antisipasi banjir di Kota Medan, Edy Rahmayadi Ingin Sungai yang Bersih

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, berkeinginan memliki sungai yang bersih dengan memiliki air jernih.

Hal itu diungkapkannya dalam kata sambutan dalam acara tersebut. Tak hanya keinginan itu saja, dia pun bercita-cita mensejahterahkan masyarakat Sumatera Utara melalui program kerjanya.

“Sumatera Utara memiliki 9 Sungai. Sungai-sungai inilah yang menjadi hal pokok akan terjadinya banjir. Banyak warga kita yang tidak peka akan dampak sampah yang mereka buang ke sungai. Aliran sungai yang terhambat menjadi faktor timbulnya banjir di Kota Medan ini. Sehingga, kita harus bekerja sama dan bergotong royong untuk tidak membuang segala jenis sampah ke sungai,” jelasnya.

Kesembilan sungai yang dimaksud Edy Rahmayadi diantaranya Sungai Belawan, Sungai Badera, Sungai Sikambing, Sungai Putih, Sungai Babura, Sungai Deli, Sungai Sulang-Suling, Sungai Kera dan Sungai Tuntungan.

Edy Rahmayadi berharap, pengerjaan yang dilakukan beberapa pihak untuk normalisasi tersebut dapat berjalan lancar, sebagaimana yang telah direncanakan.

Baca Juga : Kasus Korupsi Lintasan Sirkuit Atletik, Polda Sumut Tahan Direktur Perusahan Pengerjaan Proyek

“Pemerintah Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang Saya harap dapat bersinergiritas dalam proyek ini sehingga dapat terselesaikan dengan target yang telah ditentukan,” harapnya.

Kontributor : Imam Efendi
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here