Polres Belawan Sita 13 Mesin Judi Jackpot, 8 Tersangka Diamankan

Para tersangka dan sejumlah barang bukti tersebut disita petugas ketika menggerebek di Jalan Beliton, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

130
pemain judi jackpot
Para pemain judi jackpot yang berhasil diamankan. (Foto : Rahmat Hidayat).

Kitakini.news – Polres Pelabuhan Belawan dan TNI berhasil menangkap 8 tersangka pemain judi jackpot dan menyita 13 mesin judi dan ketangkasan, Jumat (30/8/2019). Belasan orang dan sejumlah barang bukti tersebut disita petugas ketika menggerebek di Jalan Beliton, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Kasat Reskrim Polres Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra SIK yang dikonfirmasi membenarkan membenarkan penggerebekan di wilayah hukumnya tersebut.

“Iya, benar ada 8 tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita. Begitu juga 11 mesin judi jackpot dan dua mesin ketangkasan berhasil dimanakan,” ujar AKP Jerico Lavian Chandra kepada Kitakini News, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga : Polsek Sunggal Ringkus 4 Pelaku Pencuri di Dalam Rumah

Tersangka Pemain Judi Jackpot Jalani Pemeriksaan di Mapolres Pelabuhan Belawan

Dijelaskannya, dalam pelaksanaan penggerebekan, Kabag Ops Kompol Erinal yang memimpin dan diperkuat dari satuan PM serta Pomal.

“Seluruh barang bukti dan tersangka dimanakan berkat adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan di Jalan Beliton, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan ada perjudian. Sehingga perlu adanya kegiatan kepolisian yang ditingkatkan,” jelasnya.

Saat ini, Alumnus Akpol 2008 tersebut menerangkan, seluruh tersangka pemain judi jackpot tersebut, berserta barang bukti sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan di Mapolres Pelabuhan Belawan.

“Untuk para tersangka masih kita lakukan pemeriksaan. Begitu juga dengan barang bukti sudah diamankan. Rencananya besok akan dirilis,” tandas mantan Kasubag Munjab Polda Sulteng.

Reporter : Rahmat Hidayat
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here