Anggota DPRD Padang Sidempuan Ditangkap, DPC Hanura Belum Putuskan Sanksi

DPC Partai Hanura Padang Sidempuan belum mengetahui anggota DPRD Padang Sidempuan dari Partai Hanura ditangkap polisi karena membawa alat isap sabu dan juga belum memutuskan sanksi apa yang akan diberikan kepadanya.

43
anggota dprd padang sidempuan ditangkap
Anggota DPRD Padang Sidempuan (FH) saat diperiksa di Bandara Kuala Namu, Selasa (3/9/2019).(foto : kitakini.news/syahrial siregar)

Kitakini.news – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Padang Sidempuan tidak mengetahui anggota DPRD Padang Sidempuan ditangkap di Bandara Kuala Namu karena kedapatan membawa alat isap sabu.

Pihaknya pun belum memutuskan sanksi yang akan diberikan kepada anggota DPRD Padang Sidempuan dari Partai Hanura itu.

Hal itu diungkapan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Padang Sidempuan, H Marataman Siregar menjawab Kitakini News soal tertangkapnya Anggota DPRD Padang Sidempuan dari fraksi Partai Hanura, Feryansyah Hasibuan yang diamakan petugas Bandara Avsec Kualanamu karena kedapatan membawa alat isap sabu saat akan melakukan penerbangan.

“Saya belum mengatahui soal penangkapan Feryansyah Hasibuan. Sebab, saat ini masih berada di luar kota. Yang jelas baik dari Sumut ataupun pengurus Partai Hanura di Padang Sidempuan, belum ada memberitahukan kabar penangkapan tersebut,” ujar H Marataman Siregar lewat sambungan telepon selulernya, Selasa (3/8/2019).

Saat ditanya mengenai sanksi tegas yang diberikan Partai Hanura Padang Sidempuan terhadap Feryansyah Hasibuan, H Marataman Siregar tidak bersedia menjawab. Bahkan, ironisnya ia dengan cepat mematikan Ponselnya untuk mengindari pertayaan dari awak media.

Praktisi Hukum Sarankan Polda Sumut Usut Tuntas Penangkapan Anggota DPRD Padang Sidempuan.

Berkaitan dengan itu, Praktisi Hukum Sumatera Utara, Nuriono menyarankan agar pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sumut mengusut tuntas penangkapan Feryansyah Hasibuan.

“Kita menyarankan kepada Polda Sumut untuk mengusut tuntas penangkapan Anggota DPRD Padang Sidempuan dari fraksi Partai Hanura ini. Begitu juga dengan bandar Narkotika yang berada di Sumatera Utara agar segera ditangkap,” ujar Nuriono.

Nuriono menerangkan, tertangkapnya anggota DPRD Padangsidempuan ini membuktikan peredaran Narkotika di Sumatera Utara masih marak. Namun, pemberantasan belum efektif.

“Pemberantasan Narkotika yang dilakukan oleh penegak hukum dari kalangan masyarakat hingga stekholder di Sumut ternyata hanya isapan jempol belaka. Buktinya, masih ada legislatif Padang Sidempuan yang melakukan tindak penyalahgunaan Narkotika dengan membawa alat isap sabu,” terang mantan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Medan ini.

Baca Juga : Air Tak Mengalir Selama Dua Hari, Puluhan Warga di Medan Datangi Kantor PDAM

Anggota DPRD Padang Sidempuan Ditangkap, Praktisi Hukum : Harus Ditindak Tegas

Dari itu, kata Nuriono, berharap pihak penenggak Hukum serius memberatas peredaran Narkotika. Nuriono juga menambahkan legislatif yang terbukti menyalahgunakan Narkotika harus dihukum sesuai perundang-undangan.

“Narkotika ini musuh besar di Indoensia. Oleh karena itu, penegak hukum harus serius memberantas sampai sepenuhnya. Bila perlu kalau legislatif yang kedapatan mengkonsumsi Narkotika harus ditindak tegas dengan melakukan penangkapan hingga ke sampai ke meja hijau,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD bawa alat isap sabu diamankan petugas Bandara Avsec Kualanamu, Selasa (3/9/2019) sekira pukul 08.15 WIB.

Feryansyah Hasibuan (23), anggota DPRD Kota Padang Sidempuan dari fraksi Partai Hanura ini ditangkap SCP Sentral Terminal Keberangkatan Bandara Kualanamu (KNO), Deliserdang.

Baca juga : Kapolri Mutasi Enam Jabatan Kapolres di Sumut

Rencananya, Feryansyah Hasibuan akan terbang menggunakan pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1216 dari KNO tujuan Kota Padang Sidempuan.

Kini, Sekretaris Partai Hanura Padang Sidempuan ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Sumatera Utara.

Reporter : Rahmad Hidayat
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here