Puting Beliung di Asahan, Kerugian Materi Ditaksir Rp 685 juta

Angin puting beliung yang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Asahan, Sumut merusak sejumlah bangunan dan menyebabkan kerugian sekitar Rp 685 juta dan Pemkab Asahan pun langsung bergerak cepat mengatasi masalah itu.

83
puting beliung di asahan
Sebuah warung di Jalan Mahoni, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat porak-poranda dihantam angin puting beliung, Senin, (2/9/2019) lalu. (foto : kitakini.news/rendi siregar)

Kitakini.news – Pasca hujan deras disertai angin puting beliung yang terjadi dihampir seluruh wilayah Kabupaten Asahan pada Senin (2/9/2019) lalu, mengakibatkan beberapa rumah milik warga dan fasilitas umum rusak dan tidak berfungsi. Ditaksir, kerugian materi akibat angin puting beliung di Asahan itu Rp 685 juta.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan sendiri telah memetakan 3 wilayah terdampak. Ketiga wilayah itu diantaranya Kecamatan Rahuning, Kecamatan Air Batu dan Kecamatan Kota Kisaran Barat.

“Kerugian materi akibat peristiwa ini ditaksir Rp 685.000.000 dan untuk korban jiwa sampai saat ini laporan sementara ke kita (BPBD) nihil,” kata Kepala BPBD Kabupaten Asahan, H Syafruddin Harahap melalui Kabid Kadarlog, Khaidir Sinaga saat dikonfirmasi Kitakini News melalui sambungan seluler, Kamis (5/9/2019) malam.

Dari 3 Kecamatan tersebut, lanjut Khaidir, wilayah terparah terjadi di Desa Batu Anam, Kecamatan Rahuning. 7 rumah mengalami rusak ringan dan 2 orang warga setempat juga mengalami luka ringan di Desa Batu Anam itu.

“1 rumah rusak sedang di Kelurahan Sei Renggas dan 1 warung rusak sedang di Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat. Kemudian, 1 balai desa di Desa Perkebunan Air Batu III/IX, Kecamatan Air Batu mengalami rusak ringan,” tambah Khaidir.

Baca Juga : Pengemudi dan Penumpang Pick-Up di Asahan Nyaris jadi Korban Pohon Tumbang Puting Beliung

Puting Beliung di Asahan, Jaringan Telekomunikasi Terputus dan Listrik Padam

Masih kata Khaidir, akibat kejadian ini aktivitas dan keseharian warga yang terdampak sempat terganggu. Selain, listrik padam, jaringan telekomunikasi juga terputus.

Tidak hanya itu, warga yang mengalami kerusakan pada tempat tinggalnya harus mengungsi ke rumah tetangga maupun sanak saudara.

“Sampai saat ini, tim BPBD Asahan bersama OPD terkait (PUPR dan Dishub), Kecamatan, Kelurahan, Desa dan PLN sedang melakukan kaji cepat dampak serta kerusakan di lokasi kejadian,” pungkas Khaidir.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here