Sandiaga Uno : Produk Anak Bangsa Harus Memiliki After Sales Servis yang Baik

Sandiaga Salahuddin Uno menilai produk anak bangsa bisa bersaing di pasar otomotif bila memiliki after sales yang baik dan harusnya pemerintah segera memperkenalkan produk karya anak bangsa ini ke negera-negara tetangga.

101
mobil esemka
Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri peresmian Begawan Kupie, Jalan Sei Rahayu, Medan, Sabtu (7/9/2019).(foto : kitakini.news/imam efendi)

Kitakini.news – Sebagai produk anak bangsa, mobil Esemka harus memiliki after sales servis yang baik, sehingga bisa bersaing dengan brand terkenal seperti Toyota. Hal itu diungkapkan Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke Kota Medan, Sabtu (7/9/2019).

Menurut Sandiaga Uno, after sales servis merupakan kunci utama untuk bersaing dengan sejumlah brand ternama untuk menunjang kemajuan produk anak bangsa.

“Kunci utama adalah distribusi after sales servis. Karena brand besar seperti Toyota, Nissan dan Honda mampu menjangkau distribusinya sampai ke pelosok dunia dan pasar-pasar yang sekarang menjadi konsumen mereka karena memiliki hal tersebut,” ungkapnya saat ditanyai awak media terkait mobil Esemka milik, PT Solo Manufaktur Kreasi.

Sandiaga Uno berharap agar pemerintah mendukung setiap karya anak bangsa dan memperkenalkan produk tersebut ke negara-negara tetangga.

“Selama lapangan kerja tercipta dengan baik, selama menghadirkan lapangan kerja berkualitas yang memperkuat ekonomi, kita sebagai masyarakat Indonesia harus mendukung produk anak bangsa,” jelas Sandiaga Uno.

Dia juga mengatakan bahwa produk tersebut dapat mendongkrak ekonomi di daerah dan bahkan nasional.

“Bukan hanya menggerakkan ekonomi di Jawa Tengah saja, tapi diseluruh Indonesia yang dapat menghadirkan brand tersebut. Karena kita lihat, sebagian merek mobil di Indonesia dikuasai asing. Ini ada merek anak bangsa yang patut kita syukuri dan kita dukung,” terangnya.

Baca Juga : Dahnil Anzar Simanjuntak Siap Maju di Pilkada Walikota Medan

Presdir Yakin Mobil Esemka Bisa Bersaing

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi, Eddy Wirajaya menegaskan bahwa Mobil Esemka bukan mobil nasional. Melainkan murni dikelola oleh swasta.

“Saya tegaskan ini (Mobil Esemka) bukan mobil nasional. Kami orang swasta yang ingin berbisnis di sektor otomotif,” jelas Edy di hadapan Joko Widodo, sebagaimana dilansir dari kumparan.

Eddy menyakini pendirian usaha tersebut sudah sesuai prosedur dan menyakini mobil Esemka tersebut bisa bersaing di pasar otomotif nasional.

Baca Juga : Mobil Esemka Mirip Changan atau Changan Mirip Esemka Ramai Diperbicangkan Netizen

“Kami dalam mendirikan usaha ini juga sesuai prosedur. Kami yakin dengan produk ini bisa menghasilkan SDM unggul. Apalagi produk ini dirakit lulusan terbaik SMK di Indonesia,” ungkapnya.

Kontributor : Imam Efendi
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here