Perintah Allah SWT Saat Melihat Manusia Masuk Islam

Hanya Allah Swt Maha Penerima Taubat. Dia memberikan hidayah kepada siapa saja yang dia kehendaki.

115
Manusia Masuk Islam
Freddy Siauw mengucapkan 'dua kalimat syahadat' dibimbing ustadz Adi Hidayat,Lc

Kitakini.news – Dari hari ke hari semakin bertambah terus orang-orang yang masuk ke dalam agama Allah (Islam). Ini lah yang sudah dijanjikan Allah Swt di dalam al Quran Surat An Nasr. Setiap umat Islam yang melihat manusia masuk Islam, Allah Swt memerintahkan untuk bertasbih dan beristighfar.

Sebagaimana pemberitaan Kitakini News sebelumnya, Senin (9/9/2019), seorang pria bernama Freddy Siauw, kakak dari ustadz Felix Siauw, akhirnya memeluk Islam tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

“Apakah ada Ustadz Felix memaksa mas Freddy masuk Islam?,” tanya Ustadz Adi Hidayat kepada Freddy, yang langsung dijawab dengan penuh optimis, “Enggak ada,” jawab Freddy.

Akhirnya Ustadz Adi Hidayat, Lc., membimbing Freddy untuk mengucapkan ‘Dua Kalimat Syahadat’ setelah memastikan bahwa tidak ada motivasi negatif dan iming-iming yang lain bagi Freddy untuk memeluk agama Islam.

“Saya ingin lebih baik, Saya ingin berubah jadi baik,” ungkap Freddy, pria yang bertato tersebut. Dilansir dari vertazonetv, Senin (9/9/2019).

Bertasbih dan Beristighfar lah, Bila Melihat Manusia Masuk Islam

Sebagaimana firman Allah Swt,

اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُۙ

وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًاۙ

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا

“Apabila Telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah (Islam) dengan berbondong-bondong. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun (beristighfar) kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat,” (Surat An Nasr, ayat 1-3).

Baca Juga : Dalam Islam : Ini Hukuman Keras Kepada Pelaku Begal

Surat An Nasr Menurut Para Ulama Tafsir

Menurut Tafsir Al-Mishbah, jika ada kata “اِذَا”, ini menunjukkan kepastian.

“اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ” berarti ini menunjukkan pertolongan Allah pasti akan datang.

Sedangkan kata  الْفَتْحُۙ, berarti terbuka, selanjutnya dimaknai dengan suatu kemenangan. Sebagaimana menurut Syekh Nawawi Al-Bantani, kata الْفَتْحُۙ bermakna peristiwa Fathul Makkah.

Peristiwa Fathul Makkah (foto: suhuair.blogspot.com)

Dalam peristiwa Fathul Makkah, Nabi Muhammad Saw keluar dari Madinah menuju kota Mekkah bersama kurang lebih 10.000 kaum Muhajirin, Kaum Anshar dan beberapa kelompok suku Arab.

Keberangkatan Rasulullah ini membawa kemanangan orang Islam atas orang-orang musyrik Mekkah. Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada bulan Ramadan tahun kedelapan setelah hijrah.

Dan kamu melihat orang-orang masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. Sebelumnya orang masuk Islam satu persatu. Sesudah kemenangan atas kota Mekkah, orang-orang Arab masuk Islam.

Selain itu, dalam Tafsir Marah Labid, juga dijelaskan, bahwa orang Arab yang masuk Islam bukan hanya dari Mekkah, melainkan dari daerah Thaif, Yaman, Hawazin dan beberapa daerah lain.

Ketika Nabi Saw datang ke Mekkah lagi, orang-orang melihat akhlak baik Nabi Saw yang sangat berkesan seperti memaafkan orang musyrik, tidak memaki orang musyrik, tidak melakukan kekerasan kepada orang musyrik, tidak menumpahkan darah dan perbuatan baik lainnya.

Baca Juga : Seorang Mahasiswa Berupaya Menghalalkan Zina Lewat Disertasinya

Hal inilah yang kemudian membuat orang-orang yang baru masuk Islam menjadi sadar bahwa yang Muhammad bin Abdullah yang rambutnya sebahu itu memang benar manusia pilihan Allah Swt.

3 Hal Yang Harus Disampaikan, Sebelum Meng-Islam Seseorang

Ustadz Adi Hidayat, pada saat mensyahadatkan Freddy Siaw (9/9/2019), menjelaskan, bahwa sebelum mengislamkan seseorang, ada tiga hal yang harus disampaikan.

  • Menanyakan, apakah ada unsur paksaan. Sebab, Islam melarang umatnya untuk memaksa seseorang masuk Islam.

“La ikroha fiddin. Tidak ada paksaan dalam agama. Agama yang dimaksud disini adalah Agama Islam. Hal itu adalah firman Allah SWT langsung,” ungkapnya.

  • Seseorang yang akan masuk Islam harus mampu menjaga hubungan baik dengan orang tuanya, walau pun beda agama.

“Jangan lupa berbakti kepada orang tua, walau pun masih berbeda agama. Dan jangan lupa juga untuk selalu mendoakan orang tua agar diberikan hidayah,” paparnya.

  • Ustadz Adi Hidayat mengingatkan, jika sudah masuk Islam, maka harus mampu menjalankan perintah agama Islam, seperti melaksanakan sholat, zakat, berpuasa dan menunaikan ibadah haji.

Baca Juga : Kakak Ustadz Felix Siauw Mualaf, Ini Motivasinya

Kakak Ustadz Felix Siauw Saat Mengucapkan Syahadat

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here