Relokasi Pasar Timah Medan Gagal, Dirut PD Pasar: Pedagang Minta Tempo 14 Hari

Relokasi Pasar Timah gagal, karena pedagang minta tempo waktu 14 hari kedepan dan PD Pasar Medan pun menurutinya, dengan catatan dibuat perjanjian terlebih dahulu.

112
relokasi pasar timah
Sejumlah pedagang menghadang petugas masuk ke Pasar Timah, Selasa (10/9/2019). (foto : kitakini.news/imam efendi)

Kitakini.news – Relokasi Pasar Timah gagal dilakukan PD Pasar dan Satpol PP Kota Medan, Selasa (10/9/2019). 332 lapak pedagang Pasar Timah, Jalan Timah, Medan pun tak jadi dibongkar. Padahal, petugas sudah siap dengan segala peralatannya.

Sebab, sejumlah pedagang yang masih berjualan di kawasan tersebut meminta tempo waktu kepada petugas.

Berdasarkan pantauan Kitakini News di lokasi, ratusan petugas Satpol PP dan petugas Kepolisian telah dikerahkan di Pasar Timah, Medan untuk merelokasi lapak para pedagang.

Di lokasi juga, terlihat alat berat diterjunkan di lokasi tersebut untuk digunakan sebagai penggusuran lapak-lapak sejumlah pedagang.

Akan tetapi, seluruh pedagang terlebih dahulu membuat pagar betis sebelum petugas datang.

“Jangan hancurkan lapak kami. Disini kami hanya mencari makan untuk keluarga kami,” teriak seluruh pedagang di hadapan para petugas.

Pun begitu, petugas tak mengindahkan harapan pedagang dan alat berat tersebut langsung menghancurkan salah satu bangunan di Pasar Timah itu.

Aksi alat berat itu nyaris membuat kericuhan terjadi antara pedagang dan petugas yang saat itu sudah melakukan aksi tolak-tolakan.

Baca Juga : Perkuat Sistem Kelistrikan Kota Medan, PLN UP3 Medan Tanam Kabel Bawah Tanah

“Jangan seenaknya kalian mengambil keputasan sendiri. Kalian pikir buat bangunan ini gak pakai duit,” kata salah seorang pedagang yang menolak alat berat menghancurkan bangunan tersebut.

Kericuhan meredam, ketika Dirut PD Pasar Kota Medan, Rudi Sinuraya tiba di lokasi dan melakukan negosiasi kepada sejumlah pedagang.

Relokasi Pasar Timah Gagal, Dirut PD Pasar Minta Petugas Tinggalkan Pasar Timah

Usai bernegosiasi, Dirut PD Pasar itu pun langsung melakukan intruksi kepada seluruh petugas terkait, agar meninggalkan Pasar Timah.

“Hari ini kegiatan kita melakukan relokasi pedagang ke tempat penampungan sementara. Jumlahnya 332, diantaranya 226 kios 106 stan. Tadi sudah kita mulai dan kita bantu mengangkat dagangan para pedagang, namun ada sebagian pedagang yang masih berjualan dan masih ada pembeli. Mereka meminta tunda pada siang harinya untuk dilakukan relokasi,” kata Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya kepada awak media.

Rusdi mengatakan, bahwa pedagang meminta keringanan untuk diberikan tenggang waktu selama 14 hari untuk dipindahkan lapak mereka.

“Pelaksaan relokasi ini mereka meminta waktu selama 14 hari terhitung dari hari ini, tanggal 10 september 2019. Secara bertahap mereka dipindahkan ke tempat penampungan sementara,” sebutnya.

Rusdi menegaskan, apabila dalam tempo waktu tersebut tidak diindahkan para pedagang, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga : Polda Sumut Diminta Hentikan Praktik Judi Beromzet Ratusan Juta di Sibolangit

“Sudah kita tanda tangani dalam kesepakatan untuk relokasi ini. Kalau selama 14 hari tidak dilakukan pengosongan, kita lakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku,” tegas PD Pasar Kota Medan.

Kontributor : Imam Efendi
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here