Curi Jam Tangan, Pemuda Warga Amplas ‘Nginap’ di Sel

Tersangka ditangkap karena mencuri 3 unit jam tangan milik seorang mahasiswi, berupa jam tangan Alexander Christie, Quicksilver dan Chaxigo.

37
Mencuri jam tangan
Tersangka pencurian (tengah) diapit petugas saat berada di kantor polisi. (foto: istimewa)

Kitakini.news – Dinginnya sel jeruji besi tampaknya harus dirasakan oleh R (30) yang menginap di kantor polisi ats tindakan yang dilakukan. Bagaimana tidak, pemuda warga Jalan Garu VI, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas ini ditangkap oleh tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Patumbak, diduga terlibat pencurian 3 unit jam tangan mewah milik Putri Andriyani (21) warga Jalan Sisingamangaraja Gang Aman, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (2/1/2018) kemarin.

“Tersangka ditangkap diduga terlibat pencurian 3 unit jam tangan milik seorang mahasiswi, merek¬†Alexander Christie, Quicksilver dan Chaxigo,” ujar Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Budiman Simanjuntak, Kamis (3/1/2019) pagi.

Budiman menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, tersangka R terlebih dahulu membongkar pintu depan rumah tanpa diketahui korban, saat korban tidak berada di rumah. Namun, saat pelaku melakukan aksinya tersebut, ada saksi yang melihat dan mengenal pelaku.

“Atas informasi tersebut, tim Pegasus Polsek Patumbak menindaklanjutinya, Kanit Reskrim bersama anggota ke lapangan dan berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti beberapa saat kemudian,” jelas Budiman.

Baca Juga : Dua Jambret Ditangkap Saat Gagal Lakukan Aksinya.

Polisi Turut Amankan Barang Bukti Lain

Mantan Kanit Reskrim Polsekta Sunggal ini menyebutkan, selain mengamankan 3 unit jam tangan, pihaknya juga turut mengamankan barang bukti lain berupa, 1 buah tas ransel abu-abu dan 1 jaket merah guna pengusutan lebih lanjut. Dari hasil interogasi yang dilakukan petugas, R pun mengakui perbuatannya.

“Kini tersangka dalam pemeriksaan intensif untuk proses pengembangan berikutnya. Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” tukas Budiman.

Sementara itu, tersangka mengaku terus terang dan menyatakan menyesal atas perbuatannya tersebut. Perbuatannya itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena tidak memiliki pekerjaan tetap. Rencananya, jam tangan hasil curian tersebut akan dijualnya kepada seseorang.

Reporter : Syahrial Siregar
Editor : Ismugiman

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here