Ini Kata Kapolda Sumut Soal Ledakan di Mako Brimob Semarang

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto telah menginstruksikan jajarannya mewaspadai gudang amunisi pasca ledakan yang terjadi di Gudang Handak Mako Brimob Polda Jateng.

120
ledakan brimob semarang
Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto. (Foto : Syahrial Siregar)

Kitakini.news – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Agus Andrianto memerintahkan jajarannya untuk selalu mewaspadai tempat penyimpanan amunisi dan senjata api (senpi) yang ada di Polda Sumut. Hal itu dilakukan untuk mencegah kejadian seperti ledakan di Mako Brimob Polda Jateng, Sabtu (14/9/2019) pagi.

Kepada Kitakini News, Irjen Pol Agus Andrianto, mengatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal yang sama.

“Waspadai gudang amunisi dan senpi Kita,” ujar mantan Wakapolda Sumatera Utara itu, menjawab pertanyaan yang dilayangkan via aplikasi pesan WhatsApp, Sabtu (14/9/2019) sore.

Disinggung mengenai ada atau tidaknya pengecekan berjalan di gudang penyimpanan, Agus mengatakan hal tersebut dilakukan sesuai prosedur operasional standar.

“Standard Operational Procedure (SOP) nya kan ada. Penanggungjawabnya juga ada,” ungkap Agus.

Namun hingga berita ini diturunkan, Agus belum menjawab pertanyaan terakhir yang dilayangkan. Yaitu, bagaimana kondisi tempat penyimpanan bahan-bahan peledak di Mako brimob Polda Sumut?. Mengingat, ledakan yang terjadi di Polda Jateng diduga dipicu akibat sengatan matahari yang terjadi melalui atap seng.

Berita terkait : Gudang Amunisi Brimob Polda Jateng Meledak, Warga Sekitar Panik

Ledakan di Gudang Amunisi Brimob Polda Jateng Semarang Sebabkan Kepanikan

Sebagaimana diketahui, gudang amunisi di Mako (Markas Komando) Brimob Polda Jateng di Srondol, Semarang, Jawa Tengah meledak pada Sabtu (14/9/2019). Dari informasi yang didapatkan, ledakan terjadi pagi hari sekitar pukul 06.25 WIB.

Gudang amunisi dan bahan peledak (Handak) yang berada di Asrama Brimob Jalan Jenderal Pol Anton Soedjarwo Srondol, Banyumanik, Semarang, itu diketahui meledak dan terbakar setelah petugas piket Mako Gegana Sat Brimob Polda Jateng mendengar suara ledakan dari arah Gudang Handak tersebut.

Setelah ledakan, terlihat kepulan asap dari arah gudang. Selanjutnya, piket memberitahukan kepada warga asrama untuk menjauh dari gudang tersebut.

Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Semarang, tiba di lokasi kejadian pukul 07.55 WIB. Selanjutnya, pukul 08.00 WIB, mobil tangki air Gunung Ungaran juga masuk ke Asrama Brimob. Satu unit Damkar dari Kabupaten Semarang juga datang ke lokasi sekitar Pukul 08.27 WIB.

Sekitar pukul 08.20 WIB, Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel tiba di lokasi kebakaran.

Tidak ada korban jiwa akibat ledakan tersebut. Sementara untuk kerugian materil, selain isi Gudang Handak yakni amunisi, granat, mortar dan ranjau darat rusak terbakar, rumah atau barak dan beberapa kendaraan yang ada di sekitar gudang juga alami rusak berat.

Sejumlah video amatir ledakan tersebut langsung tersebar di media sosial (Medsos). Sejumlah warga yang terekam di video tersebut terlihat panik mendengar dan melihat ledakan yang terjadi beberapa kali.

Reporter : Syahrial Siregar
Editor : Ummi Fatih

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here