Sindiran Pedas Dahnil Anzar dan Rocky Gerung Soal Kebakaran Hutan di Riau

Dahnil Anzar Simanjuntak melontarkan sindiran tajam terkait bencana kebakaran hutan yang terjadi di Riau dan Kalimantan. Sementara Rocky Gerung melontarkan komentar bernada satire.

802
kebakaran hutan di riau
Kebakaran hutan dan lahan di Riau. (Foto : liputan6.com)

Kitakini.news – Sejumlah tokoh melontarkan kritik pedas terkait asap pekat kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan yang masih saja terjadi. Kritikan terutama ditujukan lantaran untuk kondisi kabut asap tersebut, Pemerintah Provinsi Riau yang disalahkan.

Dahnil Anzar Simanjuntak menjadi salah satu tokoh yang melontarkan kritik keras. Dia membandingkan pemandangan kontras yang terjadi sebelum dan sesudah kebakaran hutan terjadi.

“Ketika kampanye sesumbar menyebutkan telah sukses menghentikan kebakaran hutan, tak satu kata pun mengapresiasi pemerintah daerah. Kini, kebakaran hutan merajalela lagi yg disalahkan pemerintah daerah,” ujarnya di akun Twitter miliknya, @Dahnilanzar, Selasa (17/9/2019).

Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengajak masyarakat untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar menurunkan hujan.

“Berat sekali cobaan negeri ini, sekarang kita hanya bisa berdoa kepada Allah SWT turunkan hujan,” ujarnya.

Sementara itu, Pengamat Sosial dan Politik, Rocky Gerung melontarkan sindiran yang lebih pedas lagi bernada satire namun singkat.

“Ndro, ada yang ke Pekanbaru. Tolong siapkan masker asap ukuran XXXL. Hidungnya panjang.” Ucapnya di akun Twitter @rockygerung, Senin (16/9/2019) malam.

Sementara itu, dilansir dari harianjogja.com, Presiden Joko Widodo menegur pemerintah daerah Provinsi Riau. Pemda Riau dinilai tidak mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sehingga kebakaran meluas hingga puluhan ribu hektare dan mengakibatkan kabut asap pekat.

“Pasukan kita tambahkan. Tapi sekali lagi, kalau tidak ada dukungan Pemda, ini adalah pekerjaan besar yang sulit diselesaikan. Pengalaman kita tahun-tahu sebelumnya seperti itu. Kuncinya di pencegahan, jangan sampai ada titik api muncul,” kata Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas di Kota Pekanbaru, Senin (16/9/2019) malam.

Untuk diketahui, rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri seperti Menteri Lingkuhan Hidup dan dan Kehutanan, Siti Nurbaya dan beberapa menteri serta pejabat negara. Gubernur Riau Syamsuar dan sejumlah bupati dan wali kota di Provinsi Riau juga hadir pada rapat tersebut.

Baca Juga : Presiden Jokowi Pimpin Rapat Karhutla di Pekanbaru Riau

Kebakaran Hutan di Riau dan Kalimantan, Kementerian LHK Dapat Penghargaan

Di tengah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau dan Kalimantan Kementerian LHK malah dapat penghargaan.

Global Fire Monitoring Center (GFMC) memberikan penghargaan Global Landscape Fire Award 2019. Dilansir dari Okezone terbitan Rabu (11/9/2019), penghargaan itu merupakan apresiasi. Apresiasi diberikan atas kerja keras pemerintah Indonesia dan seluruh pemangku kebijakan dalam upaya pengendalian Karhutla pasca kejadian dahsyat tahun 2015.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here