49 Pelajar di Simalungun Keracunan Usai Santap Menu Ikan Tongkol

49 orang pelajar di Simalungun keracunan setelah menyantap menu Ikan Tongkol

1291
Puluhan pelajar di Simalungun keracunan
kondisi para pelajar yang mengalami keracunan saat dirawat (Foto : Teguh Suhendri)

Kitakini.news – Puluhan pelajar SMA dan SMP salah satu sekolah swasta di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, mengalami keracunan usai makan malam dengan menu Ikan Tongkol pada Senin (16/9/209) sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, jumlah pelajar yang keracunan berkisar 49 orang. Para pelajar mulai merasakan mual, pusing, gatal-gatal dan sesak setelah menyantap makan malam dengan menu Ikan Tongkol dan Sayur putih.

Meri Cristina Aritonang, salah seorang korban menjelaskan bahwa dirinya bersama puluhan temannya mengalami muntah-muntah setelah menyantap Ikan Tongkol yang disediakan asrama. Padahal sebelum disantap, Ia dan beberapa temannya mengaku telah mencium aroma tidak sedap dari ikan tersebut.

“Sebelumnya Kami mencium aroma nggak enak dari ikan Tongkol itu, namun karena itu yang disediakan maka Kami memakannya. Dan setelah makan Kami merasa mual, pusing sesak dan muntah” kata Meri saat dikonfirmasi pada Selasa (17/9/2019).

Hingga Selasa Malam, 16 Pelajar yang Keracunan di Simalungun Masih Dirawat

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun, Edwin Toni Simanjuntak saat dihubungi via telepon mengatakan, hingga Selasa malam sekitar 16 pelajar lagi masih menjalani perawatan di RSUD Tuan Rondahaim. Sedangkan yang lainnya sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.

“Dari 49 yang menjalani rawat inap hingga Selasa malam, sebanyak 16 orang masih opname di RSUD Tuan Rondaihaim. Selebihnya rawat jalan dan sudah dipulangkan setelah menjalani penanganan medis,” ujar Edwin.

Edwin juga menjelaskan bahwa untuk sementara, penyebab keracunan diduga berasal dari Ikan Tongkol yang dimasak dalam keadaan tidak segar sehingga mengandung racun Histamine. Dan menurut pengakuannya, sample Ikan Tongkol tersebut sudah dikirimkan ke Laboratorium kesehatan di Medan, Sumatera utara.

Baca juga : Keracunan AC Mobil, Seorang anak tewas dan dua orang tuanya kritis

Ibu Asrama Akui Ikan Tongkol Tersebut Dibeli Hari Sabtu

Sementara itu ibu asrama sekolah, Mida Romauli mengatakan bahwa Ikan Tongkol yang disajikan pada menu makan malam tersebut dibeli pada hari Sabtu (14/9/2019). Ia juga menuturkan bahwa sejak dibeli, Ikan tersebut disimpan di dalam lemari es asrama.

“Tapi kemarin memang sempat mati listrik, sekitar 2 jam. Pas dibuka memang langsung menguap,” terang Mida Romauli.

Akibat peristiwa keracunan tersebut, Fitri Saragih sebagai kepala dapur Asrama Putri GKPS harus berurusan dengan pihak kepolisian. Hingga saat ini, Fitri masih diperiksa di Polres Simalungun untuk dimintai keterangan.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan melalui Humas Polres Bripka Jonli Sitohang mengatakan, pihaknya sudah mengecek kondisi pelajar di RSUD Tuan Rondahaim. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam  mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium kesehatan.

“Sample makanan sudah diamankan dan dikirim ke Medan untuk diteliti sehingga diketahui penyebab pelajar mengalami keracunan. Belum diketahui siapa-siapa saja yang telah dipanggil terkait peristiwa keracunan pelajar. Sejauh ini pihak asrama yang dipanggil masih dimintai keteranganya,” ujar Jonli.

Kontributor : Teguh Suhendri
Editor : Ummi Fatih

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here