Uang Pemprov Sumut Raib, Kriminolog : Polisi Harus Serius dan Transparan

Terkait kasus hilangnya uang Pemprov Sumut, Kriminolog Dr Redyanto Sidi SH MH berharap kepolisian bersikap transparan dan serius menangani kasus tersebut.

44
uang pemprov sumut raib
Kriminolog, Dr Redyanto. (foto : kitakini.news/syahrial siregar)

Kitakini.news – Sepuluh hari sudah kasus hilangnya uang Rp 1,6 miliar lebih milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Kasus uang Pemprov Sumut raib itu sepenuhnya ditangani Polrestabes Medan dan belum menemukan titik terang.

Terkait hal itu, Kriminolog Dr Redyanto Sidi SH MH berharap kepolisian bersikap transparan dan serius menangani kasus tersebut.

“Kok ini sepertinya tenang-tenang saja. Jangan sampai masyarakat beropini ‘ada apa atau ada apa ini?’ Kasus ini adalah marwah Sumut, makanya harus serius dan transparan. Publik berhak tahu, karena ini uang rakyat,” tegas Redyanto, Kamis (19/9/2019).

Dosen S2 Fakultas Magister Hukum Universitas Panca Budi itu pun heran, jika benar tidak ada kamera CCTV di gedung Pemprov Sumut yang merekam aksi pelaku.

“Sarana dan prasana polisi sudah sangat baik. Bentuk saja tim investigasi untuk mengungkap ini. Kalau betul tidak ada CCTV, itu hal yang dapat memalukan,” kata Redyanto.

Dikatakan Redyanto, kalau tidak segera diungkap, dugaannya dapat berkembang liar mengarah kepada kasus ‘by design’ yang melibatkan lingkup orang dalam.

“Intinya harus serius dan ungkap segera informasi kepada publik agar masyarakat tidak resah dan menjaga opini liar yang dapat memalukan wajah pemerintahan dan penegakkan hukum Sumut,” pungkasnya.

Baca Juga : Kapolda Sumut Minta Kapolres yang Baru Dilantik Tidak Monoton

Uang Pemprov Sumut Raib, Kapolda Sumut Minta Doa Restu Agar Kasusnya Terungkap

uang pemprov sumut hilang
Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto saat memberikan keterangan terkait uang Pemprov Sumut hilang. (kitaKini.news/syahrial siregar)

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto. Jenderal bintang dua itu pun meminta doa restu untuk penyelidikan kejadian tersebut.

“Mohon doa restulah. Artinya kita tetap melakukan upaya penyelidikan terhadap kejadian ini,” ujar Agus ditemui di samping Aula Tribrata Mapoldasu, Kamis (19/9/2019) siang.

Selain melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku, Agus juga berjanji akan mengungkap adanya kelalaian si pembawa uang.

“Kita juga akan mengungkap kelalaian si pembawa uang itu. Nanti akan kita sampaikan melalui Humas ya,” ungkap Agus.

Disinggung apakah Polda Sumut akan mengambil alih kasus ini, mengingat Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira akan menjabat sebagai Kapolres Tanjungbalai, Agus membantahnya.

“Gak lah. Jangan dikit-dikit ditangani Polda. Kalau bisa Polres mengungkap ini, dibackup sama Polda kan sama aja. Jadi supaya lapis kemampuannya berjalan. Gitu ya kira-kira. Ok,” jelas Agus yang kemudian pergi menjauh dari segerombolan jurnalis.

Ditemui di tempat yang sama, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto enggan berkomentar banyak. Dia mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Baca Juga : Polres Belawan Buru Bajing Loncat yang Beraksi di Gerbang Tol Mabar

“Masih proses penyelidikan. Saya belum tau soal adanya pernyataan kalau dentitas sudah dikantongi,” timpal Dadang.

Reporter : Syahrial Siregar
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here