Miris, Ingin Mencari Kehidupan Lebih Baik, Ibu dan Anak Pencari Suaka ini Tewas di Sungai

Seorang ibu dan anaknya yang berusia kurang dari dua tahun tewas, tenggelam di sungai karena ingin menyebrang ke Texas, Amerika Serikat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

286
pencari suaka
Idalia Herrera (27) dan anaknya, Iker Cordova tewas ketika menyebrangi sungai ke Texas. (foto : reuters.com).

Kitakini.news – Karena ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik, seorang ibu pencari suaka bersama anaknya harus meregang nyawa. Idalia Herrera (27) dan anaknya, Iker Cordova hampir berusia dua tahun tenggelam di sungai.

Keduanya tewas saat akan menyebrangi sungai dari Meksiko ke Amerika Serikat secara ilegal. Ya, jarak antara Meksiko dan Amerika Serikat hanya terpisahkan sungai.

Kehidupan yang keras, tanpa penghasilan yang jelas memaksa para pencari suaka menyebrang ke Amerika Serikat secara ilegal untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Tapi sayang, bukan malah mendapatkan kehidupan yang lebih baik, Idalia Herrera dan anaknya malah menjemput ajal di sungai yang memisahkan Meksiko dan Amerika.

Sebagaimana dilansir dari reuters.com, Jumat (20/9/2019), keduanya tenggelam di sungai, Rio Grande, berdekatan dengan Brownsville, Texas.

Padahal, nenek Herrera, Delia Hernandez (44) mengungkapkan putrinya dan cucunya tersebut sudah berminggu-minggu berada di penampungan imigran. Tapi, dia malah mendapatkan kabar buruk.

Delia Hernandez menceritakan kehidupan di negaranya sangat memprihatinkan. Para petani di negara itu tak bisa lagi bercocok tanam seperti jagung dan kacang-kacangan. Karena, tanahnya dilanda kekeringan.

Selain itu, kehidupan yang keras dan kemiskinan yang parah di Amerika Tengah menjadi alasan lainnya para pencari suaka itu meninggalkan negaranya.

Wakil Menteri Luar Negeri Honduras, Nelly Jerez mengkonfirmasi bahwa ibu dan anaknya akan dikembalikan ke Matamoros dibawah protokol perlindungan migran AS dan meninggal saat menyeberangi sungai.

Diketahui, Herrera dan anaknya telah tinggal di tenda perkemahan di ujung jembatan Brownsville, Texas bersama sekitar 1.000 orang lainnya.

Baca Juga : Fakta Hubungan Palestina dan Indonesia Yang Tidak Banyak Orang Tahu

42.000 Pencari Suaka Dikembalikan ke Kota-kota Perbatasan di Meksiko

Sejak Januari, pejabat AS telah mengirim sekitar 42.000 pencari suaka kembali ke kota-kota perbatasan Meksiko.

Pekan lalu, Mahkamah Agung AS telah melarang pencari suaka masuk ke negera tersebut walau telah melewati negara ketiga, termasuk Meksiko.

“Mereka ada di sini di alun-alun dan keputusasaan membuat mereka mati,” kata Yamali Flores, 33, warga Honduras yang telah menunggu selama berminggu-minggu bersama keluarganya di sebuah tenda di Matamoros untuk sidang suaka yang dijadwalkan di bulan Desember mendatang.

Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here