Oknum Wartawan di Riau Nyambi Sebagai kurir 12 Kg Sabu dan Ribuan Pil

Seorang oknum wartawan media online di Riau ditangkap setelah diduga membawa 12 Kg sabu dan ribuan pil.

631
oknum wartawan kurir sabu
Kapolres Siak AKBP Ahmad David saat memaparkan penangkapan belasan kilo sabu dan ribuan pil ekstasi beserta tersangka di Mapolres Siak, Jumat (20/9/2019). (Foto : riaupos.co)

Kitakini.news – Seorang pria berinisial AM diamankan saat dalam perjalanan dari Bengkalis menuju Pekanbaru tepatnya di daerah Koto Gasib Kabupaten Siak, Sabtu (7/9/2019) dini hari sekira pukul 01.30 WIB. Oknum wartawan tersebut diamankan aparat Satuan Narkoba Polres Siak lantaran diduga menjadi kurir 12 Kg sabu.

Pria warga Bengkalis, Riau, itu juga diamankan lantaran diduga menjadi kurir 10 ribu butir pil Ekstasi dan 6 ribu butir Pil Happy Five. Total narkotika tersebut yakni sekitar Rp 15,6 miliar.

Hal ini disampaikan Kapolres Siak AKBP Ahmad David saat gelar Konferensi pers yang didampingi Kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani, Jumat (20/9/19).

Menurut Kapolres, Tersangka AM merupakan kurir pembawa barang haram tersebut dari Bengkalis menuju Pekanbaru. AM yang berprofesi sebagai wartawan itu tergiur iming-iming upah yang besar jika berhasil meloloskan narkoba tersebut sampai ke Pekanbaru.

“Upah yang dijanjikan Rp 10 juta per kilogramnya untuk sabu demikian juga dengan pil Ekstasi dan Pil Happy Five,” ungkap Kapolres.

AKBP Ahmad David mengatakan, pelaku diamankan, Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Perawang-Siak. Penangkapan AM dilakukan tepatnya di Kecamatan Koto Gasib, persis di jalan yang saat ini sedang dalam perbaikan, saat menuju ke Pekanbaru. Saat itu dia mengendarai sepeda motor jenis matik. Barang haram tersebut disimpan di tas ransel dan di jok sepeda motor.

Baca Juga : Kabut Asap Mulai Selimuti Perairan Belawan, Jarak Pandang 2 Kilometer

Oknum Wartawan Jadi Kurir Sabu yang Dikendalikan dari LP Bangkinang

Polres Siak masih terus mengembangkan kasus Narkoba senilai Rp 15,6 miliar yang dibawa oleh oknum wartawan media online itu. Dari petunjuk awal yang berhasil diungkap Polres Siak, narkotika tersebut dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan Bangkinang Kampar.

AM saat dikonfirmasi membenarkan dirinya mendapatkan upah Rp 10 juta untuk setiap kilogram sabu yang dia bawa. Namun, dia belum mendapatkan upah lantaran uang baru diserahkan saat barang tiba di tempat tujuan.

“Saya mendapatkan upah untuk 1 Kg sebesar Rp 10 juta. Namun upah itu baru Saya terima jika sudah sampai. Jadi Saya belum ada mendapatkan upah sama sekali,” ujarnya.

Dirinya mengaku baru sekali ini dia menjadi kurir narkoba dari Bengkalis untuk diantarnya ke Pekanbaru kepada seseorang yang belum dikenalnya.

Baca Juga : Belum Ada Titik Terang Kasus Uang Rp 1,6 M Pemprov Sumut Hilang

“Baru sekali ini Saya mengantarnya (narkoba), sebelumnya belum pernah sama sekali,” ujar tersangka yang baru menjadi wartawan setahun di Kabupaten Bengkalis.

Pelaku dijerat pasal 114 ayat 2dan 112 ayat 2 dan Undangan-undang Psikotropika dengan ancaman hukuman mati.

Kontributor : Ferry Anthony
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here