Kabut Asap Karhutla Mulai Selimuti Siantar dan Sekitarnya

Kabut asap mulai merata di berbagai penjuru Sumatera Utara. Beberapa hari terakhir termasuk Jumat asap sudah menyelimuti Kota Pematang Siantar.

609
kabut asap selimut siantar
Suasana salah satu ruas jalan di Pematangsiantar, Jumat (20/9/2019). Terlihat kabut asap mulai selimuti kota tersebut. (Foto : Teguh Suhendri)

Kitakini.news – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah selimuti wilayah Kota Pematang Siantar dan sekitarnya. Kabut asap tersebut juga dirasakan Jumat (20/9/2019), diduga merupakan dampak karhutla yang terjadi Provinsi Riau dan Sumatera Utara (Sumut).

Dampak kebakaran tersebut di wilayah Kota Pematangsiantar sudah dirasakan masyarakat sejak beberapa hari terakhir. Telihat jelas kabut asap mulai menyelimuti kota. Asap lebih jelas jika dilihat dari kejauhan.

Hal tersebut juga sudah dirasakan oleh masyarakat terutama ketika sore hari. Jarak pandang mulai samar, terhalang oleh kabut asap. Menurut amatan di sejumlah lokasi, di Kota Pematangsiantar, kabut asap melanda pada sejumlah ruas jalan protokol kota seperti Jalan Sutomo, dan Jalan Merdeka.

Beberapa penguna jalan berharap, upaya cepat dari pemerintah terhadap penanganan atas peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan Sumut hingga Provinsi Riau. Dampaknya sudah menyebabkan kabut asap yang semakin berangsur menebal dan mulai mengganggu aktivitas warga.

“Kabut asap hari ini sudah mulai pekat bila dibanding Kamis (20/9/2019). Jika tidak turun hujan, dipastikan akan asap semakin tebal,” kata seorang warga, Andika (36) yang melintas di Jalan Merdeka Pematangsiantar, Jumat (20/9/2019).

Tidak hanya di Siantar, seorang warga di Parapat Danau toba, mengaku kabut asap di sekitar kawasan tersebut sudah sangat terlihat sejak beberapa hari yang lalu.

“Kalau di Parapat ini, sudah dari beberapa hari telihat kabut asapnya. Asapnya terlihat lebih jelas kalau menjelang sore” kata seorang warga bernama Rope (41).

Kabut Asap Selimuti Siantar, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Rumah

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pemerintah Kotamadya Pematangsiantar, Dorlyn Sirait, mengimbau warga Kota Pematangsiantar mengurangi aktivitas di luar ruangan. Pasalnya, kabut asap yang terkena masyarakat bisa membuat iritasi mata dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Baca Juga : Rapat Koordinasi Karhutla : Perusahaan Sengaja Bakar Hutan akan Diproses

“Khusus kepada ibu hamil, anak-anak dan orang tua lanjut usia tidak berkegiatan di luar rumah serta mengurangi aktivitas yang tidak perlu untuk menjaga stamina serta daya tahan tubuh,” ujarnya, dilansir dari medcom.id.

Kontributor : Teguh Suhendri
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here