Pembunuhan Sadis di Rohil Riau, Korban Tewas dengan 9 Luka Tusuk

Terdapat sembilan luka tusukan di tubuh Faizal korban yang tewas mengenaskan setelah ditikam temannya sendiri.

75
pembunuhan di rohil riau
Pelaku pembunuhan sadis di Rokan Hilir Riau saat pemaparan di Polres Rohil, Riau (Senin (7/10/2019). (Foto : Ferry Anthony)

Kitakini.news – Korban pembunuhan sadis di Rohil Riau, Faizal (32), tewas dengan sembilan luka tusukan di sekujur tubuhnya. Korban diduga dibunuh oleh AS (34), yang selanjutnya diringkus aparat Polres Rokan Hilir, Minggu (6/10/2019).

Korban menghembuskan nafas terakhir dengan kondisi mengenaskan, Sabtu (5/10/2019), di Jalan Lintas Teluk Mega–Sintong, Kepulauan Teluk Mega, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir (Rohil). Dari hasil visum, korban tewas dengan sembilan luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Luka robek ditemukan di tubuh korban, seperti lengan kanan ukuran 2×0,6×0,5 cm. Selain itu, luka robek pada lengan atas kanan ukuran 1,2×0,5×0,2 cm. Luka robek bagian dada kanan ukuran 2×0,6×1,05 cm, luka lecet di mata kanan ukuran 2,5×3 cm. Ada luka robek di samping pipi kiri ukuran 3,2 x 0,5×0,7 cm, luka robek pada pipi kanan ukuran 8×0,7. Korban juga mengalami luka robek pada telinga kiri ukuran 7×0,7×0,7 cm, luka lecet pada tangan kiri ukuran 0,7×1,7×1,5.l dan luka tusuk pada punggung kanan ukuran 2×0,3×2.

Korban merupakan buruh SPSI PKS PT Sawit Riau Makmur, sementara tersangka pelaku, AS, merupakan teman korban. Dia berprofesi sebagai petani warga Jalan Lintas Teluk Mega-Sintong Kepenghuluan Teluk Mega.

Kapolres Rohil AKBP, Muhammad Mustofa, mengatakan, AS diamankan di loket PO Bus Makmur saat akan kabur ke Sumatera Utara (Sumut).

Dari hasil pemeriksaan pelaku dan saksi-saksi, kasus pembunuhan ini berawal dari aksi korban yang mengajak istri tersangka AS berhubungan intim.

“AS mengatakan, pada Jumat (4/7/2019) malam sekitar pukul 23.00 WIB istrinya bercerita bahwa Faizal mengajak berhubungan suami-istri dan dijanjikan diberi uang Rp 200 ribu,” kata Mustofa, saat konferensi pers Senin sore (7/10/2019).

Merasa sakit hati, tersangka AS berencana untuk membunuh korban dengan menggunakan pisau. Kemudian, keesokan harinya pada Sabtu (5/7) sore, Faizal tiba-tiba melintas di depan kedai tuak milik AS.

Baca Juga : Kasus Polisi Tembak Istri, Ada yang sedang Hamil

“Melihat korban, AS kemudian mengambil pisau yang telah dipersiapkan dan langsung mengejar korban. Dia menggunakan sepeda motor KTM warna hitam dan langsung menabrak ban motor korban,” ungkap Mustofa.

Pelaku Pembunuhan di Rohil Riau Terancam Pidana Mati

Setelah berhenti, tersangka AS langsung menikamkan pisau yang dibawanya ke tangan kanan korban. Selanjutnya, bagian punggung korban dan bagian tubuh korban lainnya juga ditikam berulang kali.

”Setelah korban terkapar, AS langsung kabur ke arah Sintong–Sekapas, menuju Kota Duri,” saat berada di Kota Duri, AS sempat menjual sepeda motor KTM warna hitam seharga Rp 500 ribu untuk modal melarikan diri.

Tersangka berhasil diringkus Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hilir pada Senin (6/10/2019) sekira jam 11.00 WIB di depan Loket Makmur Jalan Lintas Riau–Sumut, Kota Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Baca Juga : Mayat Mr X Ditemukan di Pinggir Jalan Pakai Sandal Jepit

Atas perbuatannya, tersangka AS disangkakan Pasal 340 KUHPidana dan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Korban Tewas Dengan Penuh Luka Tusukan di Riau

Kontributor : Ferry Anthony
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here