Polda Sumut Bentuk Tim Usut Kematian Golfrid Siregar Walhi

Polda Sumut dan Polrestabes membentuk satu tim gabungan untuk melakukan pengusutan atas meninggalnya aktivis HAM dan Walhi Sumut Golfrid Siregar.

125
golfrid siregar walhi
Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto. (Foto : Jawa Pos)

Kitakini.news – Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sumut dan Polrestabes Medan membentuk tim gabungan untuk mengusut teka-teki penyebab kematian Golfrid Siregar, aktivis hak asasi manusia (HAM) dan juga Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia).

Hal itu disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto, Rabu (9/10/2019) saat ditemui di peresmian salah satu kantor PKTN di Jalan Sunggal, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (9/10/2019).

Dia mengatakan, dalam kasus ini tim Poldasu bersama Polrestabes Medan membentuk satu tim untuk melakukan penyelidikan atas kematian Golfrid Siregar.

“Kemarin Selasa (8/10/2019) sudah dilakukan autopsi terhadap korban (Golfrid Siregar). Untuk kasus ini, Direktorat Kriminal Umum Poldasu bersama Polrestabes Medan telah membentuk satu tim untuk melakukan penyelidikan terkait kematian korban,” ungkap Irjen Pol Agus Andrianto.

Disebutkannya, bahwa dalam kasus ini, polisi sudah meminta keterangan saksi. Namun, akunya, pihaknya belum bisa memastikan apakah kematian korban murni kecelakaan atau ada hal yang lainnya.

“Untuk sementara kita sudah memeriksa beberapa saksi. Menurut informasi, katanya sebelum korban meninggal dunia, korban sempat duduk di warung dan mengobrol bersama temannya. Untuk sejumlah saksi yang terkait sudah kita mintai keteranganya,” ujarnya.

Pihak kepolisian kata Irjen Agus Andrianto mengaku, belum bisa memastikan penyebab kematian korban khususnya lewat keterangan saksi.

“Dari keterangan saksi, kita tidak bisa memastikan apakah, kejadian tersebut murni kecelakaan, apa ada hal yang lainnya,” sambung dia.

Baca Juga : 5 Fakta Penting dari Enam Peristiwa Kecelakaan Truk di Medan Deli

Saat ditanyakan apakah telah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi, dirinya mengatakan belum dilakukan.

“Belum ada. Kita lihat dulu hasil otopsinya. Apakah perlu nantinya dilakukan olah TKP, itu tugas penyidik,” ucapnya.

Sebelum Meninggal, Golfrid Siregar Walhi Sempat Dilarikan ke RS Mitra Sejati

Seperti diberitakan sebelumnya, Golfried Siregar mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Minggu (6/10/2019). Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di flyover Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, Medan, Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Dia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di flyover Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, Medan, Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 01.00 dini hari WIB.

Dia ditemukan oleh penarik becak yang kebetulan melintas di kawasan tersebut. Oleh penarik becak tersebut, kemudian korban dibawa ke RS Mitra Sejati lalu diarahkan untuk ditangani ke RSUP Haji Adam Malik.

Walhi Sumut menilai banyak kejanggalan dari peristiwa yang menimpa almarhum Golfried. Sebab, kepala korban mengalami luka serius, seperti dipukul keras dengan senjata tumpul.

Baca Juga : Pemuda Tanjungbalai Tewas Gantung Diri di Dapur Rumah

Hal itupun dilaporkan pihak keluarga ke polisi. Pihak kepolisian pun telah menyatakan akan mengusut meninggalnya Golfried.

Kontributor : Imam Efendi
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here