Residivis Kasus Kepemilikan Sabu di Tanjungbalai Dilumpuhkan

Seorang residivis kasus kepemilikan sabu di Tanjungbalai ditembak petugas Satreskrim Polres Tanjungbalai.

340
residivis kasus
Tersangka AY kini harus medekam di jeruji besi dengan kedua belah betis dihadiahi timah panas. (Foto : Ilhamsyah)

Kitakini.news – Seorang residivis kasus kepemilikan narkotika jenis sabu dilumpuhkan petugas Satresnarkoba Polres Tanjungbalai. Pria berinisial AY (34) itu ditembak lantaran melawan dan mencoba kabur saat ditangkap.

Penangkapan terhadap AY, Rabu (9/10/2019) itu dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Tanjungbalai, AKP Ras Maju Tarigan, sekitar pukul 17.30 WIB. Terduga pemilik sabu itu merupakan wiraswasta yang beralamat Jalan Anwar Idris, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Dia ditangkap di Jalan kemuning Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

Dari hasil penangkapan itu, ditemukan barang bukti satu bungkus plastik bening transparan yang diduga berisi Narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut memiliki berat kotor 2,10 Gram, satu unit ponsel merek Nokia warna hitam dan satu buah plastik kresek hitam bersama satu motor Honda Vario tanpa pelat nomor kendaraan juga disita.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang resah akan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan tersebut. Masyarakat juga menginformasikan ada seorang laki-laki menyimpan atau mempunyai Narkotika jenis sabu.

Atas informasi tersebut, dipimpin AKP Ras Maju Tarigan, yang telah melakukan penyelidikan, petugas tiba di tempat yang diinformasikan warga. Di sebuah rumah terlihat seorang laki-laki dengan ciri-ciri sesuai informasi. Laki-laki itu sedang berjalan masuk ke dalam sebuah rumah.

Selanjutnya Kasat dan tim mendekati laki-laki tersebut. Melihat kedatangan petugas, AY langsung membuang satu bungkusan plastik kresek warna hitam ke atas lantai rumah dengan menggunakan tangan sebelah kiri. Setelah dicek ternyata didalam plastik asoy tersebut berisi serbuk diduga narkotika jenis sabu.

Baca Juga : Rekonstruksi Pembunuhan Siswi SMP di Riau Peragakan 45 Adegan

Residivis Kasus Kepemilikan Sabu Ditembak Kedua Kakinya

residivis
Kedua kaki tersangka AY ditembak lantaran melawan dan hendak melarikan diri saat ditangkap. (Foto : Ilhamsyah)

Setelah ditangkap, AY mengaku benda tersebut merupakan miliknya. Kemudian AY dibawa untuk melakukan pengembangan. Saat pengembangan, AY yang merupakan residivis berusaha melawan petugas dan berusaha melarikan diri dengan melukai Kbo dan Kanit l Satresnarkoba Polres Tanjungbalai. Dia kemudian diberi tembakan peringatan, namun tak dihiraukan. Petugas lalu melakukan tindakan tegas terukur di kedua kaki tersangka.

Selanjutnya, AY beserta barang bukti langsung dibawa ke Satresnarkoba Polres Tanjungbalai. Sebelum dibawa ke Polres Tanjungbalai, tersangka mendapat perawatan medis di RSU Dokter Mansyur, Tanjungbalai.

Tidak hanya sampai di situ saja, pihak Polres Satresnarkoba tetap melakukan pengembangan terhadap jaringan Narkotika yang meresahkan masyarakat ini.

Baca Juga : BOPDT Libatkan Masyarakat untuk Pengembangan Danau Toba

Lalu Sastresnarkoba mengembangkan ke jaringan dan periksa saksi saksi dan tersangka. Dilakukan pula gelar perkara tahap awal dan memeriksa barang bukti ke laboratorium forensik (labfor).

Kontributor : Ilhamsyah
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here