Polis Asuransi Pendidikan Nasabah Bumiputera Tak Kunjung Cair

Riky Wahyudi selaku pemegang polis asuransi pendidikan di Bumiputera Cabang Kisaran mengeluhkan polis asuransinya yang tak kunjung cair dan dia pun sudah mengadukan masalah ini ke kantor hukum.  

94
asuransi tak cair
Kantor cabang Asuransi Bumiputera Kisaran. (foto : kitakini.news/sudirman marpaung)

Kitakini.news – Sudah setahun lamanya Riky Wahyudi, pemegang polis asuransi pendidikan di Bumiputera Cabang Kisaran bersabar menunggu polis asuransi tak cair sejak Oktober 2018 silam.

Tak terhitung sudah berapa kali Riky Wahyudi mendatangi kantor asuransi Bumiputera Kisaran, Jalan Cokroaminoto. Namun tak juga mendapatkan jawaban pasti.

Tak cairnya polis asuransi pendidikan yang sudah tiga tahun diikuti Riky sebenarnya berawal dari kelakuan tak terpuji oknum karyawannya bernama Siti.

Mengatasnamakan perusahaan, Siti leluasa mengutip langsung titipan angsuran Riky senilai Rp 859.700 yang dibayar tiap tiga bulan sekali. Sebagai bukti pembayaran, Siti pun memberikan selembar jaminan kuitansi bermaterai agar tak menimbulkan kecurigaan. Itu dilakukan dia selama tiga tahun.

“Rupanya itu modus yang dijalankan dia selama ini. Angsuran asuransi yang Saya titip setiap tiga bulan sekali kepada dia tak pernah disetorkannya. Kalau ditotal sudah lebih dari 10 juta yang Saya kasi ke dia,” kata pria yang bekerja sebagai tenaga honorer di kantor Bupati Asahan ini saat ditemui wartawan di kantor advokat Indra Tampubolon SH, di Jalan Imam Bonjol Kisaran, Kamis (10/10).

Harapan Riky untuk mendapatkan kembali uang tersebut nampaknya percuma saat nomor telepon si oknum karyawan tadi tak aktif dan selalu menghindar ketika dihubungi.

Baca Juga : Si Jago Merah Hanguskan 4 Kios Pajak Aksara Medan

“Saya datang ke kantornya (Bumiputera) pengakuan kawan kerja dan bosnya masih aktif kerja disitu. Tapi mereka saling menutupi termasuk pimpinannya itu. Anehnya tak satupun karyawan disana tau nomor telepon si Siti, ini padahal mereka masih satu kantor,” ujarnya.

Asuransi Tak Cair, Nasabah Bumiputera Adukan Nasib ke Pengacara

Kesal merasa dipermainkan, Riky akhirnya mendatangi Kantor Hukum Indra Tampubolon, SH dan Rekan untuk melayangkan somasi sebelum akhirnya membuat laporan kepolisian.

“Saya tunggulah sekali lagi itikad baik dia tiga hari ini. Kalau tak juga, urusan ini sampai di meja hijau,” ujarnya.

Terpisah, Irdan Kepala Cabang Bumiputera Kisaran saat ditanya keberadaan anggotanya beberapa waktu lalu juga mengaku sama sekali tak mempunyai kontak dan jarang berhubungan dengan karyawannya bernama Siti.

Baca Juga : Pemko Dinilai Tidak Serius Tangani Masalah Banjir di Kota Medan

“Saya saja tak punya nomor hapenya. Kerjaan yang dilakukannya ini diluar prosedur kantor (Bumiputera). Gak ada nasabah yang bayar dititip ke petugas. Saya upayakan bantu kalian untuk jumpain dia,” ucapnya.

Kontributor : Sudirman Marpaung
Editor : Khairul Umam

Mutiara Hikmah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here